DEJABAR.ID, MAJALENGKA – Kabar duka menyelimuti pihak penyelenggara pemilu 2019 di Kabupaten Majalengka.
Pasalnya, salah satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04 Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, meninggal dunia.
Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Agus Syuhada, saat di konfirmasi dejabar.id, pada Selasa (23/4/2019) membenarkan kabar duka tersebut.
Menurut Agus, anggota KPPS yang tercatat bernama Ahmad Sujai, meninggal dunia pada Senin (22/4/2019) kemarin dan diduga meninggalnya Ahmad Sujai tersebut, akibat faktor kelelahan setelah bertugas dalam Pemilu 2019.
“Almarhum ini merupakan warga Blok Desa, RT 06/03, Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Majalengka dan almarhum meninggal, pada pukul 11.00 WIB,” ungkapnya.
Pihaknya menambahkan, Apa yang dialami Ahmad Sujai tersebut menambah daftar jumlah penyelenggara Pemilu yang meninggal. Selain Sujai, kabarnya ada empat orang lagi di Jawa Barat yang meninggal.
“Jadi, kabarnya ada lima orang yang meninggal, di Jabar ini, termasuk Pak Sujai. Kami langsung melaporkan ke KPU Provinsi,” ujarnya.
Atas nama keluarga besar KPU Kabupaten Majalengka, pihaknya mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya salah seorang pejuang demokrasi asal Majalengka yang meninggal dalam menjalankan tugasnya.
“Semoga Alhamarhum, diterima disisi Allah SWT,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu adik almarhum, Ijah menjelaskan, bahwa di sela-sela waktu senggang sebagai penyelenggara, Sujai menyempatkan diri untuk menengok sawah miliknya itu.
Namun taqdir berkata lain. Keputusan Sujai untuk menengok sawah tersebut, menjadi yang terakhir kalinya. Karena, saat menengok sawah bersama sang istri, Cucu.
Sujai jatuh pingsan, yang kemudian mengembuskan nafas terakhirnya. Anggota KPPS yang sudah mengabdi dalam beberapa kali Pemilu itu tersungkur di pangkuan sang istri tercinta.
Setelah jatuh pingsan, Sujai sempat dirujuk ke Puskesmas Maja, Namun, setibanya di Puskesmas, Sujai sudah meninggal.
“Sebelum pingsan itu, almarhum baca istighfar, takbir terus. Mungkin karena kelelahan dengan kewajibannya. Karena malamnya ia masih melaksanakan tugas,” jelasnya. (jja)
Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Agus Syuhada, saat di konfirmasi dejabar.id, pada Selasa (23/4/2019) membenarkan kabar duka tersebut.
Menurut Agus, anggota KPPS yang tercatat bernama Ahmad Sujai, meninggal dunia pada Senin (22/4/2019) kemarin dan diduga meninggalnya Ahmad Sujai tersebut, akibat faktor kelelahan setelah bertugas dalam Pemilu 2019.
“Almarhum ini merupakan warga Blok Desa, RT 06/03, Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Majalengka dan almarhum meninggal, pada pukul 11.00 WIB,” ungkapnya.
Pihaknya menambahkan, Apa yang dialami Ahmad Sujai tersebut menambah daftar jumlah penyelenggara Pemilu yang meninggal. Selain Sujai, kabarnya ada empat orang lagi di Jawa Barat yang meninggal.
“Jadi, kabarnya ada lima orang yang meninggal, di Jabar ini, termasuk Pak Sujai. Kami langsung melaporkan ke KPU Provinsi,” ujarnya.
Atas nama keluarga besar KPU Kabupaten Majalengka, pihaknya mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya salah seorang pejuang demokrasi asal Majalengka yang meninggal dalam menjalankan tugasnya.
“Semoga Alhamarhum, diterima disisi Allah SWT,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu adik almarhum, Ijah menjelaskan, bahwa di sela-sela waktu senggang sebagai penyelenggara, Sujai menyempatkan diri untuk menengok sawah miliknya itu.
Namun taqdir berkata lain. Keputusan Sujai untuk menengok sawah tersebut, menjadi yang terakhir kalinya. Karena, saat menengok sawah bersama sang istri, Cucu.
Sujai jatuh pingsan, yang kemudian mengembuskan nafas terakhirnya. Anggota KPPS yang sudah mengabdi dalam beberapa kali Pemilu itu tersungkur di pangkuan sang istri tercinta.
Setelah jatuh pingsan, Sujai sempat dirujuk ke Puskesmas Maja, Namun, setibanya di Puskesmas, Sujai sudah meninggal.
“Sebelum pingsan itu, almarhum baca istighfar, takbir terus. Mungkin karena kelelahan dengan kewajibannya. Karena malamnya ia masih melaksanakan tugas,” jelasnya. (jja)
Leave a Reply