Bayi Berusia 28 Hari Mendapatkan Paspor Gratis dari Imigrasi Cirebon


Dejabar.id, Cirebon – Seorang bayi berusia 28 hari, menjadi pemohon paspor termuda yang mendapatkan layanan pembuatan paspor secara gratis atau cuma-cuma di Kantor Imigrasi TPI Kelas I Cirebon. Pemberian layanan paspor gratis tersebut dilakukan dalam rangka Hari Bhakti Imigrasi Ke 70 yang jatuh pada tanggal 27 Januari 2020.

Bayi bernama Katuas Pakaraja Klau tersebut merupakan putra dari pasangan Umar S Klau dan Siti Maesurah, yang lahir pada tanggal 30 Desember 2019. Tak hanya bayi tersebut, terdapat juga 11 orang lainnya yang mendapatkan layanan pembuatan paspor secara gratis dari Kantor Imigrasi TPI Kelas I Cirebon.

Umar S Klau selaku ayah dari Katuas Pakaraja Klau, merasa bersyukur karena bisa mendapatkan layanan pembuatan paspor secara gratis untuk anaknya. Dirinya mengaku tidak menyangka kalau anaknya mendapatkan paspor gratis pada hari ini.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa mendapatkan paspor gratis. Terima kasih kepada Kantor Imigrasi karena bisa memberikan pelayanan yang baik kepada para pemohon paspor,” tuturnya.

Warga Perumahan Puri Taman Sari Majasem Kota Cirebon ini menambahkan, dia beserta istri dan anaknya menggunakan paspor tersebut untuk berangkat ke Singapura. Selama pembuatan paspor, dia pun menilai jika saat ini Imigrasi selalu memberikan pelayanan yang ekstra.

“Apalagi pembuatan secara online sangat membantu sekali bagi masyarakat, karena dengan online pemohon bisa secara mudah dan tidak perlu repot buat paspor,” jelasnya.

Sedangkan menurut Kepala Imigrasi TPI Kelas I Cirebon M Tito Andrianto, pemberian paspor gratis ini dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi (HBI) Ke 70. Terdapat 12 paspor secara gratis kepada 12 pemohon yang datang saat itu juga ke kantor.

Adapun yang mendapatkan paspor gratis adalah pemohon termuda, pemohon tertua, dan sisanya adalah menjawab berbagai pertanyaan.

“Kita bagikan 12 paspor gratis kepada 12 pemohon, dari yang paling muda, paling tua, dan menjawab berbagai pertanyaan dari petugas,” pungkasnya.(Jfr)