DEJABAR.ID, BANDUNG-Dalam rangka aksi nyata Pencegahan Stunting Nasional Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan Deklarasi Pencegahan Stunting Nasional di Lapangan Gasibu Bandung, Minggu(18/11/2018).
Kegiatan ini merupakan aksi nyata yang diikuti oleh 27 kabupaten untuk bergerak bersama-sama menurunkan angka stunting khususnya di Jawa Barat.
“Ini merupakan langkah baru kita bersama-sama baik dari kedinasan, komunitas dan masyarakat untuk menurunkan angka stunting di provinsi kita”, ujar Atalia Pratya kepada reporter Dejabar.
Istri dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ini mengakui sangat senang dengan kegiatan ini. Dengan dihadiri oleh 8000 orang yang terlibat untuk mendeklarasikan pencegahan stunting. Deklarasi ini dilakukan dengan menempelkan cap tangan yang diberi warna dan ditempelkan di sebuah papan.
Selain itu deklarasi ini dibuka dengan berbagai kegiatan seperti Jalan Sehat Bersama, Senam Bersama dan Talkshow kesehatan.
Talkshow kesehatan membahas mengenai Cara Mencegah Stunting untuk Menumbuhkan Anak dengan mendatangkan para nasarsumber yaitu dr Oz Indonesia, Boy Abidin.
Semwntara itu Atalia menambahkan fakta yang baru saja keluar tingkat jumlah stanting bukan saja berasal dari perdesaan melainkan dari perkotaan. Sebesar 30% jumlah stanting juga berasal dari perkotaan, bukan hanya dari perdesaan.
“Dan fakta juga mengatakan 29% jumlah stanting bukan hanya dari kalangan ekonomi kebawah melainkan keatas. Jadi stanting tidak ada kaitannya dengan kemiskinan,” lanjutnya.
Untuk pencegahan stunting yang saat ini sudah dilakukan yaitu dengan melakukan sinergitas melalui sosialisasi di beberapa tempat yang sudah berjalan seperti di Garut dan Cianjur. Sosialisasi pencegahan stunting juga akan terus dilakukan dengan cara-cara yang efisien.
“Dengan adanya deklarasi ini kita berharap angka stunting di Jabar khususnya bisa kita turunkan dengan melakukan sosialisasi terus menerus dan masyarakat juga harus sadar dengan melalui keluarga masing-masing,” tutupnya.(Eca)