Press ESC to close

Bocah 13 Tahun Ini Sukses Kembangkan Usaha Skateboard Mini

  • February 20, 2019

DEJABAR.ID – Tanpa memandang status, umur, dan gender, siapapun mereka, kalau bisa meraih kesuksesan tentu layak untuk dikulik kisah hidupnya. Termasuk bocah berusia 13 tahun yang sukses menjadi pengusaha mini skateboard di Amerika Serikat sana.

Dialah Carson Kropfl yang kini masih mengenyam pendidikan formal. Bisnisnya kini bahkan sudah mendapatkan suntikan dana dari berbagai investor dan juga dilirik oleh perusahaan fashion olahraga ternama di dunia. Kita simak kisah hidup dan kariernya yuk gaes!

1. Ide awal bikin skateboard mini

Skateboard yang dijajakan oleh Carson Kropfl bukanlah skateboard biasa. Ia memiliki kelebihan dengan ukuran yang compact yaitu 17 inci.

Ide awalnya muncul saat Carson berusia 11 tahun di Oktober 2016, saat itu ia menginginkan untuk mengikuti les surfing. Saat meminta uang ke orang tuanya, Carson diberi tugas untuk membersihkan kamarnya agar bisa mendapatkan uang. Tapi Carson merasa malas untuk membersihkannya.

Akhirnya untuk mendapatkan uang, ia memutuskan untuk membuat skateboard mini berukuran 17 inci dan menjualnya.

Berbekal dengan skateboard bekas, ia mulai memotongnya sesuai ukuran ransel di halaman belakang rumahnya.

Papan-papan skate bekas itu ia dapatkan dari hasil berkeliling bersama ayahnya. Satu per satu toko skateboard lokal di sekitaran California didatanginya. Upaya ini juga mendapatkan sambutan positif dari para pemilik toko skateboard. Carson pun sudah dianggap seperti penyelamat papan skate yang sudah usang dari tempat pembuangan akhir alias sampah.

2. Diproduksi secara serius

Carson emang awalnya membuat semuanya dengan tangannya sendiri. Dengan modal papan bekas yang berhasil ia kumpulkan, segala pesanan dikerjakan sendiri di halaman belakang rumahnya. Tapi popularitas Locker Board terus meningkat dan permintaan juga meningkat drastis. Terbukti sejak berdiri hingga Maret 2017, Carson telah menjual 100 papan, yang dijual US$ 20 per unit.

Demi memenuhi permintaan dengan cara cepat, Carson pun memutuskan untuk meminta bantuan PS Stix Skateboard Manufacturing. PS Stix merupakan perusahaan pembuat papan skateboard ternama yang ada di California.

Meski menggunakan jasa industri pembuatan skateboard pabrikan, Carson tetap meminta bahan baku Locker Board menggunakan papan bekas yang telah usang dan tak terpakai.

3. Dilirik perusahaan NIKE

Brand fashion olahraga Nike melirik ide cemerlang dari anak berusia 13 tahun tersebut. Alhasil, Carson mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung ke markas besar Nike pada tahun 2017 silam.

Gak cuman tur kantor, Carson mendapatkan keahlian baru tentang bagaimana melakukan penelitian dan pengembangan produknya. Pengetahuan itu ia dapatkan langsung dari para petinggi-petinggi Nike yang memegang peranan penting di bisnis.

5. Dapat investasi dari pendiri Virgin Airlines

Usaha milik Carson ini pun berhasil masuk ke acara reality show asal Amerika Serikat Shark Tank. Acara ini memungkinkan para pengusaha untuk bertemu langsung dengan investor yang menjadi panelis. Kalau investor tertarik maka bisnis yang kamu presentasikan akan langsung diguyur bantuan dana.

Itulah yang terjadi pada Carson. Setelah ia mempresentasikan produknya, mendemonstrasikan, dan menceritakan jatuh bangunnya saat mendirikan usaha ini, ketiga panelis seluruhnya tertarik untuk berinvestasi ke bisnis tersebut.

Salah satu panelis adalah Richard Branson, pengusaha kaya raya asal Inggris yang memiliki raksasa bisnis bernama Virgin. Perusahaan tersebut meliputi di bidang penerbangan, ada Virgin Airlines, Virgin Galactic, dan Virgin Atlantic.

Branson waktu menawarkan US$ 65.000 atau sekitar Rp 916 jutaan untuk kepemilikan 20 persen saham Locker Board.

Carson pun sepakat menerima tawaran tersebut, dan seketika meningkatkan nilai valuasi perusahaan Locker Board menjadi US$ 325.000 atau Rp 4,5 miliaran. (yga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *