Press ESC to close

BPSN Kabupaten Bekasi Cegah Kecurangan di Pemilu 2019

  • March 9, 2019

DEJABAR.ID, CIKARANG PUSAT-Tugas pokok BSPN (Badan Saksi Pemilu Nasional) Cabang Kabupaten Bekasi adalah mengorganisir saksi, mengawal dan mengamankan suara. Penyiapan saksi di TPS dilakukan untuk mencegah terjadinya kecurangan, mulai dari pra pencoblosan (penentuan DPT, pembagian undangan pencoblosan, dan lain-lain).
Menurut Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Kabupaten Bekasi, Nyumarno dari PDIP, saat hari pelaksanaan pencoblosan, pengamanan C1, sampai input data C1 dari saksi TPS di ruang Kamar Hitung.
“Saksi kami siapkan secara masif dan terstruktur mulai dari TPS, koordinator saksi TPS, di Koordinator tingkat Desa, sampai Koordinator di tingkat kecamatan. Tidak hanya menyebar saksi secara masif, lanjut Nyumarno, pihaknya pun telah menyiapkan sistem komputerisasi yang terintegrasi,” ungkapnya.
Lebih dari itu, PDI Perjuangan telah memiliki hitungan pasti jumlah suara yang dibutuhkan untuk mengantarkan caleg lolos menjadi anggota dewan termasuk memenangkan pilpres.
“Berkaca pada 2009 di mana kami menduga suara PDI Perjuangan dicurangi oleh oknum partai lain, makanya partai membuat BSPN ini. Secara nasional jumlah suara terintegrasi. Jumlahnya berapa untuk satu calon biar lolos di dewan, itu sudah ada, jadi bisa dihitung berapa suara dan di mana jika ada kecurangan. Tapi dengan sistem ini, sulit mencurangi PDIP,” ucapnya.
Sesuai keputusan partai, lanjut Nyumarno, PDI Perjuangan menargetkan 14 kursi di DPRD Kabupaten Bekasi. “Minimal ada dua kursi di tiap daerah pemilihan, plus Dapil 1 dan Dapil 4 kita targetkan lebih dari 2 kursi. Sedangkan untuk pilpres target di Kabupaten Bekasi 60 persen, masih ada waktu untuk menarik itu,” ucap dia.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *