Press ESC to close

Bupati Majalengka: Anak Saya Legowo dan Kasusnya Serahkan Kepada Hukum

  • November 18, 2019

Dejabar.id, Majalengka – Bupati Majalengka, H Karna Sobahi mengaku telah menjenguk anak keduanya IN di sel tahanan rutan Mapolres Majalengka.

Hal itu, setelah IN resmi menjadi tersangka atas kasus penyalahgunaan Senjata Api (Senpi) berkaliber 9 milimeter, jenis peluru karet.

IN dijebloskan kedalam penjara setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap IN sebagai tersangka selama kurang lebih 6 jam di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka, pada Jumat (15/11/2019).

IN yang juga merupakan ASN menjabat sebagai Kabid Perekonomian dan Pembangunan di Pemkab Majalengka itu, terjerat atas kasus penembakan terhadap seorang kontraktor bernama Panji Pamungkasandi.

“Saya pernah menjenguk anak saya di sel tahanan Mapolres dan IN anak saya akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ungkap Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi, Minggu (17/11/2019).

Menurut Bupati Karna Sobahi, saat ini IN sendiri sangat legowo dan sabar menerima kenyataan ini. Bahkan, dia menyarankan ke dirinya agar fokus melayani masyarakat sebagaimana tugas sebagai seorang kepala daerah.

“Mendengar semua itu, saya merasa iba, tentang kebesaran jiwa anak saya,” ujar Karna Sobahi.

“Bila berbicara keluarga atau saya sebagai seorang ayah terhadap anak kandung mutlak akan lebih memilih anak. Karena tidak satupun orangtua (ayah) di dunia ini yang tidak menyangai dan mencintai kepada anaknya,” ucapnya.

“Karena bagi saya, anak itu darah daging, dunia akherat, lahir bathin. Anak saya yang dimiliki inilah yang akan mengurus ketika tua renta, mendo’akan ketika sudah berada di alam kubur,” imbuhnya.

Terlebih kata dia, bahwa jabatan hanyalah lintasan sementara saja, apalagi usia dirinya yang sudah memasuki 66 tahun. “Nampaknya saya harus lebih sadar dengan makna kehidupan,” tuturnya.

Sehingga dengan adanya peristiwa yang menimpa anaknya dan keluarganya tersebut, menurut Bupati, bahwa dirinya menilai dan maknai hal ini sebagai ujian.

“Mungkin ini sebagai peringatan agar saya dan keluarga memperbaiki diri dan tentu ibadah kami harus lebih ditingkatkan,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada para pejabat atau ASN di lingkungan Pemda Majalengka, agar tetap fokus melayani masyarakat.

“Kami minta agar tetap bekerja sesuai tupoksi dan jangan terpengaruh dengan kejadian ini,” harapnya. (jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *