Press ESC to close

Bupati Subang Yakin Koperasi Desa Bisa Berantas 'Bank Emok'

  • January 11, 2019

DEJABAR.ID, SUBANG – Banyaknya warga Subang yang terjerat Rentenir atau bank Emok membuat prihatin Bupati Subang, Ruhimat. Bupati yang baru bertugas dua Minggu tersebut menekankan agar setiap desa memiliki koperasi untuk membantu kesulitan keuangan masyarakat.
“Kita ingin setiap desa di Kabupaten Subang punya koperasi dan saya siap membantu dan mendukung koperasi setiap desa yang memiliki koperasi untuk membantu kesejahteraan masyarakat baik dari segi permodalan maupun yang lainnya” ujar Ruhimat, Jumat pagi (11/1/2019).
Menurutnya, dengan adanya koperasi di setiap desa, masyarakat tidak ada lagi yang turut serta dalam pinjaman-pinjaman ke rentenir atau bank keliling seperti “bank emok” yang beban bunganya besar.
Dikatakan Ruhimat, Koperasi desa salah satu solusi memberantas rentenir yang saat ini menjerat masyarakat desa khususnya khususnya usaha kecil menengah.
“Potensi daerah banyak sekali di Kabupaten Subang, potensi ini harus dapat dikembangkan oleh masyarakat dalam bentuk koperasi di setiap desa dan Semoga dengan adanya koperasi desa bisa mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” kata Bupati Subang.
Salah satu koperasi desa di Kabupaten Subang yang berkembang pesat dan mampu mensejahterakan warganya diantaranya Koperasi LED(Lumbung Ekonomi Desa) yang ada di Desa Leles Kecamatan Segalaherang Subang.
Kades Leles Ade Kusyana mengungkapkan kebanggaannya dengan keberadaan LED Leles yang maju dibanding LED yang lain yang ada di Kabupaten Subang.
“Semoga dengan keberadaan LED Leles mampu membantu kemajuan dan pembangunan Desa. Pemerintah Desa siap mendukung program kerja dari LED Leles yang mampu membantu kesejahteraan masyarakat desa dan menghindari bank emok,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang Rahmat Faturahman mengatakan, LED Leles merupakan salah satu koperasi yang patut dicontoh, di saat bersamaan banyak koperasi di Subang yang tidak aktif bahkan terancam dibubarkan.
“Saya berharap nantinya di semua desa di Subang memiliki Koperasi unggulan seperti harapan Bapak Bupati, sehingga di Subang setidaknya akan ada 253 koperasi,” katanya.(Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *