Cak Nanto : Pemuda Muhamadiyah adalah Solusi, Bukan Masalah Baru Bagi Negara


Dejabar.id – Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto (Cak Nanto) berharap agar pemuda dapat menjadi harapan bagi masa depan bangsa, bukan malah menjadi masalah baru bagi negara.

Karena itu, pemuda Indonesia harus mampu membuktikan diri dapat bersaing dengan generasi muda dari negara lain, dan mampu membangun Negara Indonesia.

“Jadi (pemuda Indonesia) harus optimistis dan membuktikan diri. Anak muda itu harapan, solusi, bukan menjadi masalah baru bagi negara,” ujar Cak Nanto pada talkshow Bincang Hari ini, Rabu (24/11/2021).

Menurutnya, pemuda harus tetap idealis namun tetap mengikuti perkembangan zaman, karena pemuda diharapkan memberi kontribusi bagi kemanusiaan. Namun, tidak boleh melupakan peranan sejarah dari pendiri bangsa.

“Pemuda jangan berleha-leha, harus memberi kontribusi bagi kemanusiaan. Sejarah tidak boleh dilupakan, melainkan dijadikan pelajaran untuk anak muda. Maka, kita harus meningkatkan diri dengan inovasi, harus adaptasi dengan ilmu-ilmu baru. Tidak hanya jadi anak muda yg beridealisme, tapi juga pemuda yg maju,” tuturnya.

Sebagai contoh, ia mengungkapkan, organisasi Muhammadiyah konsisten memajukan bangsa dalam hal pendidikan, sosial, dan ekonomi sejak berdiri pada 109 tahun yang lalu. Dalam kuru waktu tersebut, Muhammadiyah tidak pernah membedakan kelompok dan golongan.

“Target utama Muhamadiyah menolong semua orang dan golongan, tidak harus islam ataupun tergabung di Muhamadiyah,” katanya.

Ia juga agar para pemuda tidak alergi dengan politik. Menurutnya, politik merupakan sebuah ruang bebas untuk memberi masukan kebijakan agar tidak menguntungkan kelompok tertentu.

“Jangan alergi dengan politik. Politik sebenarnya ruang untuk menuangkan gagasan. politik itu ruang bebas, maka jika mental tidak kuat kita akan tersingkir. Jadi, pemuda Muhammadiyah itu harus mandiri, punya keilmuan dan mental yang kuat,” ucapnya.

Sebagai penutup, Cak Nanto memaparkan, bahwa setiap manusia memiliki kesempatan yang sama. Oleh karena itu pemuda diharapkan tidak pantang menyerah dan tidak takut untuk berproses.

“Saat ini semua memiliki kesempatan yang sama, semangat untuk berproses adalah faktor utama. Dengan berproses dan menambah pengalaman, anak muda bisa semakin cerdas dan dapat memberi solusi. kalau tidak berproses tidak ada kemungkinan. Setiap proses tidak akan berkhianat,” pungkasnya. (red)