Caleg yang Ditangkap Polisi Berperan Sebagai Kapten Pencuri Modus Gembos Ban


DEJABAR.ID, BOGOR-Oknum calon legislatif (caleg) berinisial SP ditangkap polisi karena terlibat pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca. Dalam kelompoknya, SP berperan sebagai kapten dan mendapat bagian yang lebih besar dari rekannya yang lain.
“Yang bersangkutan (SP) berlaku sebagai ketua tim, yang mengetuai dari kelompok pelaku pecah kaca. Peran kapten dari kelompok yaitu untuk mengakomodir atau membagi tugas, yang bersangkutan mendapat bagian yang lebih besar dari rekannya yang lain,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi kepada wartawan, Selasa (19/3/2019).
Para pelaku yang ditangkap, kata Benny, memiliki peran dan tugas yang berbeda-beda. Mulai dari peran pencari calon korban di dalam bank, penggembos ban, dan eksekutor.
“Peranan masing-masing diketuai oleh kapten ataupun ketua tim. Alhamdulillah semua pelaku berhasil kita ungkap, tepatnya kemarin13 Maret 2019,” terang Benny.
Benny tidak menyebut asal partai caleg yang ditangkap. Ia juga mengaku masih mendalami keterangan SP untuk mengetahui apakah hasil kejahatan para pelaku digunakan untuk biaya kampanye atau tidak.
“Ya, keterangan awal masih pengembangan terkait kemana uang ini. Tetapi Alhamdulillah kami bisa mengamankan,” kata Benny.
Satreskrim Polres Bogor menangkap kawanan pencuri dengan modus gembos ban dan pecah kaca. Salahsatu pelaku yang ditangkap adalah SP, oknum calon legislatif (caleg) dari salah satu partai yang ikut dalam kontestasi Pileg 2019.
“Ya memang berdasarkan hasil penyelidikan, hasil pemeriksaan, memang salah satu pelaku adalah oknum caleg dari salah satu partai,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny, Selasa (19/3/2019).
Oknum caleg tersebut diamankan polisi bersama 4 orang lainnya yakni, AM (32), NJ (42), HR (28) dan NA (31). Kawanan pencuri dengan modus kempes ban dan pecah kaca ini beraksi sejak 3 bulan lalu di wilayah Bogor, Jakarta, Bekasi dan Tangerang.