DEJABAR.ID, SUBANG-Dalam kurun waktu 2 bulan terakhir ini Disnakertrans Subang mencatat sudah ada 3 orang TKI ilegal meninggal di Malaysia.
Kasubag Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja, Indra Suparman kepada Dejabar.id mengatakan Dibulan Januari hingga awal Maret 2019 sudah 3 Orang TKI Ilegal yang meninggal dunia di negara Malaysia.
“Sudah 3 orang TKI asal Subang meninggal di Malaysia dalam 2 bulan terakhir ini,” ujarnya.
Mereka yang meninggal menurut Indra diantaranya pertama Asih binti Issja warga Dusun Lengkong RT 12/RW 04 Desa Lengkong Kecamatan Cipendey meninggal karena sakit, berangkat ke Malaysia mengunakan paspor nama orang lain yaitu Ersih.
Yang kedua Dayat Hidayat warga Tambak Dahan meninggal di Kuala Lumpur itu di bulan januari 2019, sedangkan Aminah meninggal di bulan Maret.
“Jadi, menurut Indra total yang meninggal sampai saat ini dari tahun 2018 hingga Maret 2019 sudah 44 orang TKI,” ungkapnya.
Untuk menekan maraknya calo-calo TKI ilegal, Indra melakukan pencegahan pertama memperketat pemeriksaan dokumen.
Kedua melakukan kerjasama dengan Pemerintah tingkat desa dan terus-menerus melakukan sosialisasi dengan masyarakat di setiap desa.
Namun Indra mengakui untuk memutus sindikat TKI, ketika ditutup dari sisi ini bocor di sisi lain. Padahal prosedur yang benar harus melalui dInas ketenagakerjaan dan harus diketahui oleh PJTKI dan sudah disediakan pelayanan satu atap. Walaupun diperketat tetap aja TKI Ilegal itu selalu terjadi,” ujar Indra Suparman.Rabu pagi (6/3/2019).
Indra berharap, mudah-mudahan kedepan masyarakat Subang yang ingin menjadi TKI bisa berkaca dari kasus yang sudah terjadi, dan memilih menempuh jalur resmi ketimbang jalur ilegar agar memudahkan pendataan dan terpantau oleh pemerintah.
“Kalau resmi kan kalau terjadi hal-hal yang tidak di inginkan bisa mudah kita ngurusnya,” pungkasnya.(Ahy)
Leave a Reply