Press ESC to close

Dampak Eksistensi Sosial Media

  • January 17, 2022

Makin hari perkembangan teknologi semakin meningkat Penggunaan akan perangkat teknologi seperti komputer, handphone atau tablet mengalami peningkatan yang sangat tinggi diiringi dengan bertambahnya pengguna sosial media, dan tentunya perubahan-perubahan pada masyarakat pun tidak terelakkan.

Munculnya sosial media memiliki dampak yang sangat terlihat terhadap pola perilaku kehidupan bermasyarakat. Apalagi Indonesia memiliki berbagai macam ras, suku dan budaya, yang mana tentunya dengan perkembangan teknologi ini sedikit demi sedikit pola perilaku masyarakat berubah baik dari segi budaya, etika maupun norma-norma.

Sosial media adalah media Online yang mana para penggunanya menggunakan basis internet untuk menggunakannya, baik untuk berkomunikasi antar pengguna lain dalam cakupan yang sangat luas, maupun mencari ataupun berbagi informasi kepada pengguna lainnya. Dengan menggunakan fitur berbasis Online ini, semua yang dilakukan terasa begitu cepat dari mulai berkomunikasi jarak jauh hingga mencari, berbagi bahkan membuat informasi yang dapat tersebar luas hanya dalam sesaat.

Lahirnya media sosial khususnya para penggunanya di tanah air telah mempengaruhi kehidupan sosial dalam bermasyarakat. Perubahan-perubahan individu maupun kelompok atau lembaga-lembaga pengguna media sosial tentunya tidak dapat terelakkan. Dampak yang ditimbulkan pun beragam, dari mulai dampak positif hingga negatif tergantung penggunanya.

Perubahan sosial positif seperti mudahnya para pengguna media sosial untuk berinteraksi dengan cepat dan mudah walaupun jarak yang cukup jauh antar pengguna, mudah mendapatkan dan berbagi informasi, bahkan dapat menghasilkan keuntungan ekonomi. Sedangkan perubahan sosial banyaknya kejahatan atau penipuan di media sosial, membuat seseorang menjadi individualis karena kecanduan bersosial media, hingga lupa waktu dan kurangnya waktu untuk beristirahat.

Pengguna sosial media yang aktif dalam berpartisipasi atau yang biasa kita sebut dengan istilah netizen, yang mana pada laporan Digital Civility Index (DCI) yang memantau tingkat kesopanan para pengguna sosial media saat berinteraksi di sosial media menunjukkan bahwa netizen Indonesia menempati urutan paling bawah se-Asia Tenggara, atau dengan kata lain menjadi netizen paling tidak sopan se-Asia Tenggara. Tiga faktor yang menyebabkan netizen Indonesia menempati urutan paling bawah adalah, hoaks dan penipuan yang naik 13 poin ke angka 47%, kemudian faktor ucapan kebencian yang naik 5 poin menjadi 27%, dan yang ketiga adalah diskriminasi yaitu sebesar 13%.

Agar Indonesia kembali terkenal akan keramahannya dalam bersosial media, haruslah timbul dari diri kita masing-masing agar selalu menggunakan media sosial dengan bijaksana. Selanjutnya dengan cara memperbaiki mindset kita, ketika hendak menggunakan sosial media, seperti kita ingin apa membuka sosial media? Apakah ingin mencari informasi? jika seperti itu tidak apa, namun apabila tujuannya hanya untuk mengisi waktu kosong, lebih baik tinggalkan, dan cari kegiatan lain yang lebih bermanfaat ketimbang rebahan sambil memegang gadget.

Adapun pada dasarnya, media sosial adalah media umum yang dapat digunakan oleh semua orang dari mana saja, bahkan semua kalangan baik muda, tua, baik hingga jahat dapat menggunakannya. Maka dari itu, penggunaan dari media sosial sendiri terdapat dampak positif dan negatif, anda harus dapat memilah kedua hal tersebut mulai sekarang. Sehingga, anda dapat memanfaatkan fitur dan kemudahan dalam aplikasi media sosial sebaik mungkin dan menghindari perbuatan yang menimbulkan efek negatif untuk diri anda sendiri.

oleh:Abdul Gofur Sidiq (201105030116)

Mahasiswa Universitas Ibnu Khaldun Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *