Data AirVisual: Jakarta Naik ke Peringkat Dua Udara Terkotor Dunia

kabut polusi selimuti gbk. ©2018 REUTERS/Beawiharta
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

dejabar.id – DKI Jakarta naik ke peringkat kedua dari total 89 kota besar di dunia berdasarkan parameter kualitas udara yang dirilis AirVisual, Selasa (3/09/2019) pagi.

Seperti dilansir dari Antara, tepat pukul 06.00 WIB, kualitas udara DKI berada pada level buruk dengan parameter US Air Quality Index (AQI US) 157 atau berkategori tidak sehat.

Angka itu terpaut sepuluh poin lebih rendah dari Lahore, Pakistan yang menduduki peringkat kota dengan kualitas udara terburuk.

Indikator AirVisual memperlihatkan kualitas udara DKI tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan parameter polutan PM2.5 konsentrasi 68,1 ug/m3.

Diberitakan Kantor Berita Antara, pemerintah DKI Jakarta telah merespons permasalahan polusi udara dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara di Ibu Kota.

Instruksi tersebut selanjutnya diimplementasikan melalui kebijakan perluasan wilayah rekayasa lalu lintas ganjil-genap guna menekan populasi kendaraan sebagai salah satu pemicu polusi.

Selain itu, DKI juga melakukan upaya uji emisi secara rutin untuk membatasi usia pakai kendaraan yang akan melintas di wilayah setempat. Pemprov DKI juga menyebut melakukan pengawasan intensif terhadap pabrik yang berpotensi melanggar aturan lingkungan hingga mengintensifkan penghijauan di sejumlah titik kawasan.

Related posts

Leave a Comment