DEJABAR.ID, TASIKMALAYA-Membahas masalah tenaga kerja memang tidak ada habisnya, baik dari segi upah maupun segi kesejahteraan jaminan kerja. Di Kota Tasikmalaya, para pekerja belum banyak memiliki jaminan ketenagakerjaan.
Hal tersebut seperti yang diungkapkan Kadis Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Rahmat Mahmuda. “Pekerja yang memiliki jaminan tenaga kerja di Kota Tasik masih bisa diitung, baru ada sekitar 30 persen yang memiliki BPJS tenaga kerja,” terangnya kepada media, Selasa (19/03/2019).
Rahmat menuturkan, belum banyaknya tenaga kerja yang memiliki BPJS dikarenakan para pekerja kebanyakan belum paham manfaat dari BPJS tersebut.
“Ya kebanyakan mereka belum paham manfaat dan juga mekanisme mendapatkan BPJS itu. Kebanyakan buruh harian lepas dan buruh pelaku UMKM,” tambahnya.
Sementara untuk buruh industri, Rahmat mengatakan hampir 80 persen pekerja sudah memiliki BPJS. “Ya untuk buruh industri sudah hampir 80 persen yang memilikinya,” terangnya.
Guna memberikan pemahaman tentang pentingnya memiliki jamina ketenagakerjaan, Rahmat mengungkapkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dibantu pihak terkait. “Ya kita terus sosialisasi, baik dengan para serikat buruh, maupun dinas tenaga kerja provinsi dan pusat. Mudah-mudahan membuatkan hasil,” pungkasnya.(Ian)
Leave a Reply