DEJABAR.ID, BANDUNG-Sebagaimana mewujudkan Jabar Juara, Ridwan Kamil bersama Uu Ruzhanul Ulum memiliki salah satu program One Pesantren One Product.
Program ini sudah resmi berjalan selama sebulan. Kini Dinas Koperasi dan Usaha Kecil atau Diskuk Jabar akan menargetkan 1.000-1.250 pesantren.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat, Kusmana Hartadji, mengatakan ada yang menjadi acuan mengapa program ini dibentuk. Menurutnya banyak pelaku usaha di Jabar namun sedikit para pelakunya berasal dari pesantren.
“Kita punya lahan yang cukup buat dikelola, santri juga banyak ini salah satu hal yang membuat potensi UMKM di Jabar meningkat,” ujarnya pada saat ditemui usai acara Japri di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa(9/4/2019).
Kusmana juga menjelaskan berdasarkan data stastistik tercatat ada 30% pelaku usaha dari kalangan pesantren. Bahkan di Tasikmalaya ada salah satu pesantren yang memiliki minimarket.
Dalam satu kecamatan akan dituntun memberikan 2 pesantren yang akan diberdayakan. Nantinya pesantren ini akan diberi pendidikan kewirausahaan, pelatihan dan pendampingan.
“Nanti kita akan buat kompetisi. Setiap pesantren akan memberikan produk unggulannya untuk dilombakan. Nah nantinya akan dipilih siapa yang berhak menjadi juara dan akan diberi uang sebagai hadiah,” jelasnya.
Dengan adanya perlombaan ini para pesantren akan berlomba-lomba meningkatkan produk-produk unggulannya.(Eca)
Leave a Reply