Eksflorasi 2018 IPB Temukan Padma Raksasa di Taman Nasional Meru Betiri  


DEJABAR.ID, BOGOR-Taman Nasional Meru Betiri (TNMB)  yang berada di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyimpan salah satu bunga nasional Indonesia yang indah yakni Padma (Rafflesia zollingeriana) raksasa. Bunga ini baru pertama kali ditemukan di Indonesia dan merupakan kebanggaan dari TNMB. Berbagai flora dan fauna juga hidup di sana dan memiliki keunikannya masing-masing, tapi masih belum terdata dengan baik.
Tree Grower Community (TGC), bekerjasama dengan Forester Act, mengirimkan tim ekspedisi ke TNMB untuk mendata keanekaragaman hayati di sana. Tim ini, yang disebut sebagai Ekspedisi Flora dan Studi Ilmiah (Eksflorasi) mengusung tema Menelaah Keunikan Keanekaragaman Hayati Ekosistem Dataran Rendah di Taman Nasional Meru Betiri.
Ketua Pelaksana Eksflorasi 2018, Fikri Sakti Firmansyah mengatakan bahwa ekspedisi ini merupakan wadah bagi mahasiswa Departemen Silvikultur Fahutan IPB untuk menerapkan ilmu yang mereka dapat. “Acara ini juga dapat menambah ilmu baru bagi para peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Ervizal Zuhud, salah satu Guru Besar Fahutan IPB, mendeskripsikan Padma raksasa dengan tiga sifat. Yakni endemik, langka dan terancam punah.
“Untuk mekar seperti ini saja, perlu waktu kurang lebih 260 hari. Kecantikannya hanya dua sampai empat hari saja. Beberapa jenis yang endemik di Indonesia adalah Rafflesia patma blume, Rafflesia rochussenii, dan Rafflesia tuan-mudae,” ujarnya.
Rafflesia zollingeriana, walaupun sudah lama ditemukan, masih menyimpan berbagai misteri. Salah satunya, bagaimana mekanisme bunga terbesar di dunia itu bereproduksi. “Sampai saat ini, kita masih belum mengetahui regenerasi dari Rafflesia zollingeriana. Beberapa dugaan meliputi campur tangan serangga dan kaki babi yang sering dijumpai di sana,” ujar sang ahli yang akrab disapa sebagai Prof Amzu ini.
Ekspedisi ini telah melakukan perjalanannya pada tanggal 4-14 Juni 2018. Mereka mendata 64 jenis tumbuhan, termasuk inang dari Rafflesia zollingeriana, Tetrastigma lanceolarium dan Tetrastigma papillosum, 88 individu dari  Rafflesia zollingeriana dan penyerbuk alaminya. Lucilia cuprina adalah spesies yang paling sering ditemukan.
Nur Rohmah Syarif, perwakilan dari TNMB, mengatakan bahwa Taman Nasional Meru Betiri memiliki beberapa keanekaragaman selain padma raksasa. Ia menuturkan bahwa TNMB memiliki 500 jenis flora yang tumbuh subur disana.
“Ada 77 jenis flora sudah dimanfaatkan masyarakat sekitar dalam produk jamu tradisional. TNMB juga memiliki 25 satwa yang terancam punah, salah satunya macan tutul (Panthera pardus melas) dan penyu hijau (Chelonia mydas),” ungkap Nur.
Koleksi yang berharga tersebut memerlukan upaya konservasi yang matang. TNMB mengusung 3 + 1 pilar pengolahan kawasan konservasi, yaitu perlindungan, pengawetan, pemanfaatan, dan pemberdayaan. Upaya realisasi yang telah dilakukan terkait dengan keempat pilar itu berupa monitoring, inventarisasi, dan penelitian.
“Bagaimanapun juga, Taman Nasional ini bersebelahan dengan masyarakat. Ini memerlukan dukungan banyak pihak,” jelas Nur. (AWK)


Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube and Vimeo Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format