Fahmi Bo Terkena Stroke, Jangan Remehkan Penyebab Utama Stroke Ini!


DEJABAR.ID – Fahmi Bo, pesinetron yang membintangi Tukang Ojek Pengkolan (TOP) kini harus beristirahat total karena serangan stroke yang dialaminya. Fahmi terserang stroke saat mandi setelah merasa pusing beberapa hari.
“Terasa pusing pas mandi, mandi pagi dan mandi sore. Saat pusing, kemasukan air sabun perih di mata, karena air sabun masuk terus. Pas ambil wudhu, saya juga ngga bisa kumur, tumpah-tumpah terus (airnya),” kata Fahmi Bo sebagaimana dilansir dari Tribunnews, mengutip tayangan selebriti RCTI.
Melihat kasus serangan stroke yang dialami Fahmi Bo, perlu diketahui tentang kebiasaan sepele pemicu stroke.
 
Stroke itu apa sebenarnya?
Stroke terjadi ketika aliran darah tersumbat dan membuat oksigen dalam darah gagal memasuki otak. Kadang-kadang, pembuluh darah di otak bisa menjadi rusak atau pecah. Dibutuhkan oksigen untuk untuk terus melakukan fungsi normal, dan tanpa itu, sel-selnya dapat menjadi rusak atau mulai mati sepenuhnya.
Penumpukan plak di arteri yang mengangkut darah ke otak dapat menyebabkan penyumbatan dan hal ini lah yang menyebabkan stroke.
Kadang-kadang, gumpalan darah juga dapat mencegah otak mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya. Hal itu akan mengakibatkan kerusakan sel otak dan kematian.
Risiko stroke dapat meningkat jika telah didiagnosis dengan kondisi seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi.
Kebiasaan-kebiasaan ini sepele, tetapi jika diabaikan maka akan memicu stroke. Berikut adalah kebiasaan sepele pemicu stroke yang dilansir dari cheatsheet.com:
 

  1. Jarang olahraga

Aktivitas fisik dapat mengurangi risiko stroke secara signifikan. Olahraga baik untuk jantung dan aliran darah secara keseluruhan, serta otak.
Ketika tidak berolahraga, maka kamu lebih mungkin menambah berat badan dan terlibat dalam pola makan yang kurang sehat, guys. Kebiasaan buruk itu pada akhirnya akan mendekatkanmu pada risiko stroke.

  1. Terlalu Lama Duduk

Duduk dalam jangka waktu yang lama sebenarnya adalah salah satu hal yang buruk bagi kesehatan. Bahkan penelitian mengungkap jika terlalu lama duduk maka itu akan meningkatka risiko serangan jantung dan stroke.
Bahkan risiko itu juga tetap menghantui meski kamu rajin berolahraga.
Jadi berolahraga selama 30 menit di pagi hari, diikuti oleh delapan jam atau lebih dari duduk tanpa henti, tidak banyak gunanya. Bangun dan berjalanlah setidaknya sekali setiap jam untuk menjaga hati dan otak tetap sehat ya!

  1. Terlalu banyak minum alkohol

Ingat, alkohol dapat mempengaruhi tekanan darah secara negatif dan dapat meningkatkan risiko pendarahan otak. Jika dikonsumsi terlalu banyak dapat memiliki konsekuensi yang menghancurkan, bahkan fatal.

  1. Makan makanan tinggi kolesterol

Terlalu banyak kolesterol yang terakumulasi dalam arteri, maka akan terbentuk plak yang dapat menyebabkan penyempitan dan penyumbatan darah.
Hal itu selanjutnya dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

  1. Terlalu banyak mengonsumsi kalori

Asupan kalori yang tinggi bukanlah satu-satunya faktor risiko untuk kelebihan berat badan atau obesitas, tetapi itu masih menjadi penyumbang utama dalam banyak kasus. Salah satunya stroke.
Penambahan berat badan berlebih menyebabkan peradangan dan meningkatkan risiko stroke. Kegemukan dan obesitas juga meningkatkan risiko masalah kesehatan lain, seperti diabetes.

  1. Makan makanan tinggi gula

Para ahli memperingatkan bahwa gula tambahan yang ditemukan di banyak makanan olahan dan minuman manis dapat menyebabkan penyakit jantung.
Jantung yang sakit, entah karena tekanan darah tinggi atau faktor lain, juga meningkatkan kemungkinan menderita stroke yang berujung fatal.

  1. Makan makanan asin

Diet tinggi garam dapat meningkatkan tekanan darah. Hidup dengan tekanan darah tinggi membuat kalian lebih mungkin menderita perdarahan otak dari pembuluh darah yang rusak atau pecahnya aneurisma lho, guys.
Salah satu cara termudah untuk mengurangi asupan natrium garam adalah dengan menghindari menambahkan garam ekstra ke makanan yang sudah disiapkan. Coba gunakan bumbu sebagai penambah rasa.

  1. Makan terlalu banyak lemak jenuh

Ada penelitian yang saling bertentangan terkait dengan efek kesehatan negatif lemak jenuh. Namun, rekomendasi diet saat ini menyarankan mengonsumsi kurang dari 10 persen kalori harian lemak jenuh.

  1. Merokok

Bukan hanya merusak paru-paru, merokok juga dapat meningkatkan kolesterol jahat, merusak pembuluh darah dan banyak lagi.
 
 
 
 
 


Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube and Vimeo Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format