DEJABAR.ID, KOTA TASIKMALAYA – Rasa bangga tengah menyelimuti Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bakti Hurip yang terletak di Kampung Nyangahurip, Kelurahan Margabakti, Kecamatan Cibereum, Kota Tasikmalaya dan juga dinas pertanian Kota Tasikmalaya, pasalnya Gapoktan tersebut masuk lima besar Gapoktan Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2019.
Gapoktan Bakti Hurip mewakili Provinsi Jawa Barat bersaing dengan empat Gapoktan lainnya pada lomba Gapoktan berprestasi tingkat nasional, setelah sebelumnya memenangi Gapoktan berprestasi tingkat provinsi pada tahun 2018 lalu.
Purwanto, salah satu tim verifikasi dari Kementrian Pertanian, mengatakan, penilaian Gapoktan berprestasi dilihat dari banyak aspek, namun yang paling penting adalah dari manajemen pengelolaannya.
“Di sini kita lihat dari segi manajemen Gapoktan itu sendiri, bagaimana gapoktan bisa bersinergi dan juga merangkul anggota anggotanya untuk setidaknya meningkatkan ekonomi nya,” terangnya kepada dejabar.id, Kamis (04/07/2019).
Purwanto mengatakan, dari menajemen pengelolaan diharapkan adanya pengaruh peningkatan kesejahteraan para petani anggota Gapoktan tersebut, apalagi nantinya akan dijadikan badan usaha.
“Di sini kan diperlukan pengelolaan di lapangan, manajemen administrasi juga yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Manajemen diperlukan mulai dari produksi dan yang terpenting adalah pemasarannya, karena itu yang sangat diperlukan,” tambahnya.
Nantinya, para gapoktan yang beruntung akan dipanggil ke istana pada tanggal 17 Agustus, tepat pada HUT RI guna diberikan penghargaan oleh pemerintah pusat. Adapun ke lima kelompok yang bersaing yakni dari Kota Tasikmalaya mewakili Jawa Barat, Wonogiri mewakili Jawa Tengah, Kulon Progo mewakilo Jogjakarta, Gowa mewakili Sulsel dan Polewali Mandar mewakilo Sulawesi Barat.
“Semuanya masuk mewakili daerah masing-masing tentunya dengan kriteria kriteria yang memang mereka miliki dan berhak mewakili untuk ke tingkat nasional,” tandasnya.
Sementara itu, Eti Mulyati, Kabid Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jabar yang ikut mendampingi tim verifikasi berharap, Gapoktan Bakti Hurip yang mewakili Jabar bisa mendapat juara satu tingkat nasional.
Menurutnya, Gapoktan tersebut memang layak juara mengingat melihat manajemen keuangan yang diterapkan oleh Gapoktan tersebut sangat bagus dan memiliki sistem kebersamaan.
“Ya harapannya dapat juara satu ya, karena suatu kebanggaan juga mewakili Jabar bersaing dengan 34 provinsi dan sekarang masuk lima besar. Saya kira manajemen kelompok yang meningkatkan sosialnya yang tinggi merupakan daya tarik keberhasila gapoktan ini dan mudah-mudahan dapat juara lah ya,” harapnya. (Ian)
Leave a Reply