Press ESC to close

Wabup Majalengka Ajak Mahasiswa Bantu Permasalahan Petani

  • July 4, 2019

DEJABAR.ID, MAJALENGKA – Pemerintah saat ini terus melakukan terobosan untuk meningkatkan produksi pertanian di berbagai komoditas, termasuk melalui peningkatan minat generasi muda.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, pada saat mengahadiri seminar nasional pekan kewirausahaan Universitas Majalengka, di Aula Auditorium Unma, Kamis (4/7/2019).

Menurut Wabup, seperti diketahui bahwa saat ini yang sangat ditakutkan oleh masyarakat dunia, yaitu bidang pertanian, karena menurutnya, semakin banyak penduduk di dunia ini.

Maka kata dia, secara otomatis bidang pertanian yang akan sangat berdampak terhadap suatu Negara, apabila tidak tercukupi masalah pertaniannya, terutama terkait lahan untuk bertani.

“Oleh karena itu, kita harus sangat bersyukur karena masalah pertanian di Negara kita ini, masih tercukupi khususnya di Kabupaten Majalengka,” ungkapnya.

Tarsono menambahkan, bahwa pihaknya atas nama selaku Pemerintah Daerah akan tetap memperhatikan keberadaan para petani dan berusaha membantu serta mencari solusi atas kesulitan apa yang di alami oleh para petani tersebut.

“Oleh karna itu, saya harapkan kepada mahasiswa supaya ditularkan ilmu-ilmu yang didapat kepada para petani yang ada di Kabupaten Majalengka maupun di tempat tinggalnya masing-masing,” harapnya.

Selain itu, dengan adanya seminar tersebut, Tarsono juga berpesan kepada seluruh mahasiswa/i untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh keseriusan.

“Kami harapkan nantinya, para mahasiswa dapat menindaklanjuti hasil dari seminar ini, untuk diterapkan didalam kehidupan sehari-hari dalam bertani,” ujarnya.

Sementara itu, pada kegiatan seminar Nasional pekan kewirausahaan yang bertajuk “Strategi pengembangan agribisnis berbasis kearifan lokal sebagai penggerak ekonomi pedesaan di era revolusi” tersebut.

Sebagai narasumber atau pemateri diisi oleh Imam mustofa (HKTI), Imam pramudya subagja, (Kepala dinas UMKM), Yosini deliana (Guru Besar UNPAD) dan Gilang Pramudita (Owner kedai cofy apik). (jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *