DEJABAR.ID, CIREBON – Memasuki H-6 Lebaran 2019, jalur tol Trans Jawa mulai dipadati oleh para pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mayoritas yang melintasi jalan tol didominasi oleh kendaraan plat B.
Mulai hari ini sejak pukul 08.00 WIB, sudah mulai diberlakukan sistem one way dari arah Cikarang hingga Brebes. Pemberlakuan tersebut dilakukan agar mengantisipasi penumpukan kendaraan di jalan tol.
Berdasarkan pantauan Dejabar.id di ruas tol Cipali sejak pukul 12.00 WIB, meskipun diberlakukan sistem one way, tetap terjadi kepadatan kendaraan di pintu utama Gerbang Tol Palimanan. Tampak antrian kendaraan mengular sepanjang 1 kilometer lebih.
Menurut Vice Presidential Director PT Lintas Marga Sedaya yang mengelola Tol Cipali, Firdaus Azis, di H-6 Lebaran ini trafik kendaraan meningkat sekitar 18% hingga 19% dibandingkan tahun lalu. Namun hal tersebut masih bisa diatasi dengan baik oleh para petugas.
“Untuk hari ini di Shift 1, kendaraan yang sudah melintasi Gerbang Tol Palimanan mencapai 72 ribu kendaraan per jam,” jelasnya, Kamis (30/5/2019).
Azis menjelaskan, antrian kendaraan ini masih belum mencapai puncaknya. Dirinya memprediksikan, besok bisa mencapai 100ribu kendaraan per jam yang melintasi Gerbang Tol Palimanan.
Menurut Azis, dari H-10 hingga H-6 Lebaran, total kendaraan yang melintasi sudah mencapai 188ribu, dengan persentase 80% hingga 90% kendaraan dari arah Jakarta. Dirinya menjelaskan, terjadinya peningkatan ini disebabkan oleh faktor tol trans Jawa, sehingga banyak orang yang ingin mencobanya.
Selain itu, lanjutanya, juga disebabkan oleh faktor moda transportasi yang mahal untuk jalur darat. Sehingga, orang-orang lebih menggunakan mobil pribadi untuk bermudik dan melintasi tol.
“Sehingga dengan jalur darat melalui tol lebih efisien. Dengan begitu, trafiknya meningkat,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply