DEJABAR.ID, CIAMIS – Sebanyak kurang lebih 50 stand diikutkan dalam peringatan hari krida pertanian (HKP) tingkat Kabupaten Ciamis yang dilaksanakan di Lapang Desa Sadananya, selama empat hari dari tanggal 1-4 juli 2019.
Ke 50 stand tersebut terdiri dari 27 stand pemukiman sesua jumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis, dan sisanya dari perusahaan serta perwakilan dinas-dinas lingkup Pemkab Ciamis.
Pipin Arif Apilin, Ketua KTNA, mengungkapkan, peringatan HKP ke 47 ini ditujukan sebagai evaluasi dari pada para petani selama setahun ke belakang.
“Ini lebih ditujukan sebagai mawas dirinya para petani baik dalam budidaya padi, palawija dan lainnya. Intinya memang ini setiap tahun dilaksanakan,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan, Kabupaten Ciamis memiliki potensi pertanian yang cukup menjanjikan. Herdiat mencontohkan, untuk Ciamis selatan merupakan lumbung padi dan Ciamis utara tempat sayuran dan kopi.
“Selain potensi wisatanya, kita juga memiliki potensi pertanian yang cukup menjanjikan, kita punya lumbung padi di selatan. Di utara ada sayuran dan kopi, dan itu harus ditingkatkan,” ungkap Herdiat saat pembukaan HKP ke 47 di lapang Desa Sadananya, Selasa (02/07/2019).
Herdiat melanjutkan, diera globlisasi sekarang ini, petani Ciamis diharapkan bisa menguasai teknologi yang semakin hari memang semakin dibutuhkan.
“Sekarang serba teknologi, petani kita juga jangan sampai ketinggalan. Kita harus bisa gunakan teknologi guna menambah informasi dan meningkatkan pendapatan pertanian,” tambahnya.
Terakhir Herdiat berharap agar kesejahteraan para pelaku pertanian terus meningkat, jangan sampai hanya pemodal saja yang memiliki tingkat kesejahteraanny yng tinggi.
“Dengan petani menguasai teknologi, diharapkan, pwlku pertanian kesejahteraannya terus meningkat. Kita sebagai pemerintah sangat mendukung program pertanian selama ini. Semoga petani Ciamis tetap jaya,” pungkasnya. (Ian)
Leave a Reply