Press ESC to close

IMM Majalengka Gelar Muscab untuk Evaluasi Pergerakan

  • March 17, 2019

DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Majalengka, telah menggelar musyawarah Cabang (Muscab) di Perguruan Muhammadiyah Jatiwangi, Majalengka.
Ketua Pelaksana, Teten Mahendra mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan guna melakukan evaluasi gerakan selama satu tahun dan melakukan regenerasi ikatan.
“Muscab ini kita lakukan sebagai momentum regenerasi ikatan dan mengukur gerak langkah ikatan selama satu tahun penuh,” ujarnya, Minggu (17/3/2019).
Menurut Teten, Muscab yang digelar pada Sabtu (16/3/2019) kemarin, dengan mengangkat tema “Optimalisasi Peran Ikatan Menuju Majalengka Berkemajuan” dan dia berharap mahasiswa khususnya IMM mampu berperan dalam setiap lini kehidupan.
“Kompetensi Ikatan yang berisi nilai ketuhanan, kemahasiswaan dan kemasyarakatan. Kami harapkan IMM dapat mengisi aspek yang diamanatkan oleh tri kompetensi ikatan. Yaitu, ketuhanan, kemahasiswaaan dan kemasyarakatan,” ungkapnya.
Selain itu, pada Muscab tersebut, juga diisi stadium general yang bertemakan “Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Pemilu yang Berintegeritas”.
Pada kegiatan tersebut, diisi langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Agus Syuhada, Komisioner KPU, Elih Solihah Fatimah dan Komisioner Bawaslu, Alan Barok Ulumuddin.
Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Majalengka, Agus Syuhada menyampaikan, bahwa salah satu keberhasilan KPU dalam Pemilu adalah tingkat partisifasi masyarakat sebanyak 80 persen.
Maka dari itu, pihaknya mengajak para mahasiswa untuk berperan aktif mengajak seluruh masyarakat lainnya untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.
“Kami mengajak kawan-kawan mahasiswa untuk berperan aktif mengajak masyarakat untuk datang ke TPS pada 17 April 2019 mendatang,” ajak Agus.
Komisioner Bawaslu, Alan Barok Ulumuddin, menambahkan, mahasiswa harus mengisi ruang-ruang kosong yang belum terisi. Selain mengajak mahasiswa diharapkan juga mengawasi seluruh proses Pemilu jika terjadi pelanggaran pemilu.
“Misalnya pelanggaran seperti money politic. Jika itu terjadi, ambil uangnya dan laporkan perbuatannya,” paparnya.
Selain itu, Alan juga mengajak masyarakat diharapkan untuk aktif mengawasi terjadinya pelanggaran. Seperti money politic misalnya. “Maka tolak uangnya dan laporkan orangnya ke Panwas terdekat,” tandasnya.(jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *