DEJABAR.ID, BANYUMAS-Pancuran Pitu merupakan salah satu objek wisata alam yang berada di area Kebun Raya Baturaden, Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Untuk sampai ke lokasi, pengunjung hanya membutuhkan waktu selama 1 jam lebih jika berjalan kaki menyusuri hutan. Karena jarak tempuh ke lokasi sekitar 2,5 Kilometer dari Lokawisata Baturaden.
Pancuran Tujuh (7) merupakan sumber air panas bumi yang airnya terpancar langsung dari kaki Gunung Slamet berupa tujuh pancuran. Airnya cukup panas sehingga jika pengunjung ingin mencoba atau naik ke pancuran tersebut sebaiknya menggunakan sendal agar tidak kepanasan. Air ini mengandung belerang yang konon baik untuk kesehatan kulit, makanya banyak pengunjung yang cuci kaki, cuci tangan, cuci muka atau mandi di tempat yang disediakan.
Berdasarkan pantauan reporter Dejabar.id, Tepat di sebelah kiri Pancuran Tujuh terlihat adanya Petilasan Keramat Mbah Atas Angin dan di depannya ada tempat pemandian air panas gratis.
Setibanya di lokasi pancuran tujuh, jasa tukang pijat urut yang siap melayani pengunjung untuk relaksasi setelah kelelahan berjalan menuju area ini.
“Untuk tarif pijatnya relatif murah, yaitu Rp10 ribu untuk pijat kaki saja, Rp25 ribu pijat badan dan Rp50 ribu pijat tubuh dengan lulur,”singkat salah seorang tukang pijit, Aris Darman kepada Dejabar.id disela-sela aktivitas pijit pengunjung. Senin (11/02/2019).
Sementara itu, Pengunjung asal Pangandaran, Feri Ridwan Anshori mengaku Kembali bugar setelah berjalan kaki menyusuri hutan dengan jarak tempuh sejauh 3 KM.
“Cukup lumayan capek juga tadi berjalan kaki, setibanya di sini (pancuran 7-red) saya pun langsung di pijit dan lulur dengan Belerang dan tubuh pun kembali bugar,” akunya.
Feri mengatakan depan lokasi Pancuran Tujuh juga terlihat view yang indah dengan pemandangan alamnya yaitu bisa memandang ke arah Kota Purwokerto.
“Di lokasi pancuran tujuh pengunjung disuguhi pemandangan yang sangat indah, bila lapar, jangan khawatir tentu saja bertebaran pula penjaja makanan dan oleh-oleh ataupun kerajinan lokal,” pungkasnya.(dry)
Leave a Reply