DEJABAR.ID, KABUPATEN BANDUNG-Bupati Bandung Dadang M Naser menyatakan ada beberapa hal yang membuat Tanggul Pasirjati, Kabupaten Bandung, Jebol. Menurutnya, tanggul jebol dikarenakan ad kesalahan dari pihak pengembang.
“Tadi beton benteng tanggulnya tidak pakai beton. Bahaya Mesti dievaluasi. Ini sedang pembersihan setelah itu terus dilakukan agartidak terjadi terulang banjir ke daerah (beberapa tempat sekitar ret), terutama Perumahan Jatiendah,” ungkapnya dikutip dari Detik.com, Minggu (10/2/2019).
kata Dadang, ada kesalahan yang dilakukan pihak pengembang perumahan. Sesuai aturan seharusnya tanggul dibuat kokoh dan tidak seperti saat ini yang akhirnya tergerus air.
“Tapi benteng (tanggul) ini yang enggak pakai besi. (Kalau mau membangun) Mereka harus patokan sama KBU, kalau tidak ya kita tidak izinkan,” ujarnya.
Di tempat yang sama Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan akan melakukan investigasi mengenai dugaan kelalaian yang mengakibatkan tanggul jebol dan menewaskan tiga orang warga.
“Kita akan memanggil pihak pengembang. Kita akan melihat bagaimana pembangunannya, termasuk Tembok Penahan Tebing (TPT) apakah memang sesuai dengan aturan atau tidak,” katanya.
Indra menegaskan jika ditemukan pelanggaran hukum, pihaknya tak segan melakukan penindakan. “Ada sanksinya, kami akan banyak berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah, mau lihat ini kawasan apa, pembangunan bagaimana dan perizinannya bagaimana,” ucapnya.(red/detik)
Leave a Reply