Press ESC to close

Ini Prestasi Leicester City di Bawah Kepemilikan Vichai

  • October 29, 2018

DEJABAR.ID – Leicester City tengah merasakan duka mendalam, karena sang pemilik klub sepak bola tersebut, Vichai Srivaddhanaprabha sudah dipastikan merupakan salah satu korban insiden jatuhnya helikopter di luar Stadion King Power, Sabtu 27 Oktober 2018, malam WIB. Pada Senin (29/10/2018) dini hari WIB, Leicester melalui situs resminya telah mengkonfirmasi bahwa Vichai menjadi salah satu korban yang tewas dalam kejadian tersebut.
Leicester City pun mendapat banyak ucapan belasungkawa atas meninggalnya pria asal Thailand tersebut. Sebagian besar ucapan belasungkawa hadir dari orang-orang yang terlibat dalam dunia sepakbola, disampaikan di berbagai media sosial, salah satunya Instagram.

View this post on Instagram

Rest in peace, Vichai Srivaddhanaprabha.

A post shared by Bleacher Report Football (@brfootball) on


Leicester memang mencapai masa kejayaannya saat dimiliki oleh Vichai. Banyaknya ucapan belasungkawa yang datang pun menunjukkan besarnya jasa Vichai dalam dunia persepakbolaan, khususnya Leicester.

View this post on Instagram

The world of football pays its respects to Vichai Srivaddhanaprabha

A post shared by Bleacher Report Football (@brfootball) on


Vichai itu membeli Leicester pada 2010 dengan mahar 39 juta pound atau sekira Rp 761 miliar dari Milan Madaric. Setelahnya, prestasi Leicester pun mulai merangkak naik dan puncaknya terjadi pada Liga Inggris 2016/2017 saat tim yang bermarkas di Stadion King Power itu secara tidak terduga menjadi juaranya.
Hal itu merupakan pencapaian luar biasa mengingat Leicester merupakan klub yang bisa dikatakan kecil, jika dibandingkan Manchester United, Chelsea, Arsenal, Liverpool ataupun Arsenal. Kendati demikian, Leicester bisa mendobrak semua ketidakmungkinan itu untuk membuat juara Liga Inggris jadi kenyataan.
Dilansir dari bola.okezone.com, semusim setelahnya, Leicester pun berlaga di Liga Champions. Pada kompetisi terelite bagi klub-klub benua Eropa itu, Leicester secara mengejutkan mampu mencapai babak perempatfinal. Sayangnya, langkah klub milik Vichai itu harus terhenti ditangan Atletico Madrid sebab kalah dengan hasil skor akhir 1-2.
Sekarang, Leicester sedang berdukacita dengan kepergian dari Vichai. Meskipun begitu, The Foxes–julukan Leicester–harus segera bangkit demi meraih kemenangan-kemenangan di setiap pertandingan yang dijalani, sebagai bentuk penghormatan bagi Vichai atas segala jasa-jasanya bagi tim yang bermarkas di Stadiong King Power tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *