DEJABAR.ID, CIREBON – Pasca insiden tanah bergeser di Ciwaringin, Kabupaten Cirebon pada Senin (12/11/2018) kemarin, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Cirebon Rahmat Sutrisno mengatakan, pihaknya akan segera menginventarisir bangunan rumah yang amblas di sepanjang Sungai Ciwaringin.
Hal tersebut diungkapkannya usai meninjau beberapa rumah yang rusak akibat tanah bergerak yang terjadi di bantaran Sungai Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Senin (13/11/2018).
“Kami akan inventarisasi baik bangunan dan keluarga yang terkena musibah rumah amblas,” jelasnya.
Rahmat melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan melakukan rapat dengan beberapa pihak terkait, terkait musibah tersebut. Hal tersebut bertujuan untuk menentukan langkah apa yang akan diambil selanjutnya. Selain itu, dirinya juga akan menurunkan BPBD Kabupaten Cirebon untuk membantu warga yang mengalami musibah.
Selain merusak bangunan rumah, lanjut Rahmat, tanah bergerak akibat erosi Sungai Ciwaringin juga mengancam badan jalan Cirebon – Bandung. Sehingga akan sangat berbahaya bagi kendaraan yang melintas di jalur ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya kerugian materi saja.
“Kami turut prihatin atas musibah ini,” jelasnya.
Terkait rencana relokasi warga, Rahmat belum bisa memastikannya. Adapun masalah sungai merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), sehingga Pemerintah Kabupaten Cirebon hanya akan berikirm surat ke Pemprov Jawa Barat.
“Kami akan kirim surat ke Provinsi Jawa Barat, karena pak Gubernur sudah siapkan program quick respon Jawa Barat. Mudah-mudahan di respons,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply