DEJABAR.ID, SUBANG – Upaya peningkatan kapasitas pelajar terhadap kebencanaan dan penanggulangan bencana daerah. Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Dinsos Subang menggelar sosialisasi tentang kebencanaan. Kegiatan sosialisasi tersebut, diikuti ratusan siswa baru SMAN 1 Pagaden, Rabu siang (17/7/2019).
Ketua TAGANA Subang Jajang Abdul Muhaimin mengatakan, dalam rangka mengisi kegiatan MPLS di SMAN 1 Pagaden, pihak Tagana Subang menggelar sosialisasi kebencanaan sebagai bentuk ikhtiar terhadap kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
“Dalam kegiatan sosialisasi Kebencanaan , para siswa diajak mengenal potensi dan karakter bencana di Subang serta bagaimana tindakan evakuasi yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” ujar Jajang disela-sela kegiatan Sosialisasi.
Dalam sosialisasi tersebut, menurut Jajang, para siswa baru SMAN 1 Pagaden terlihat antusias selama mengikuti sesi sosialisasi kebencanaan.
“Banyak pertanyaan terlontar selama sesi berlangsung, semoga dapat menjadi bekal pengetahuan kebencanaan kedepannya, bagi anak-anak kita,” kata Jajang.
Jajang berharap melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan para siswa sekolah nantinya sudah bisa mengenal dan waspada terhadap datangnya bencana melakukan penanggulangan bencana baik yang terjadi dilingkungan sekolah mapun tempat tinggal.
Jajang menambahkan, kegiatan sosialisasi Kebencanaan taruna siaga bencana (Tagana) akan terus masuk ke sekolah-sekolah untuk dan program edukasi kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.
“Hal ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Januari 2019 tentang pentingnya edukasi kebencanaan kepada pelajar dan masyarakat dalam rangka mengurangi/mencegah resiko bencana,” katanya.
Ia mengatakan program edukasi kesiapsiagaan masyarakat termasuk didalamnya pelajar dalam penanggulangan bencana bertujuan mempercepat terbangunnya pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat maupun petugas penanggulangan bencana terhadap potensi dan kemungkinan terjadinya bencana.
“Masyarakat pihak pertama yang langsung dengan bencana. Keberhasilan mitigasi bencana sangat bergantung pada pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat,” tegas Jajang.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Pagaden mengucapkan terima kasih kepada pihak Tagana yang sudah mensosialisasikan tentang pemahaman kebencanaan dan cara penanggulangan becana kepada para siswa baru di SMAN 1 Pagaden.
“Mudah-mudahan semua materi yang disampaikan oleh Tagana bisa di cerna dan dimengerti oleh para peserta didik kami disekolah. Jika sewaktu-waktu bencana datang baik itu di lingkungan sekolah atau di lingkungan tempat tinggal, para siswa sudah bisa melakukan tindakan awal, sebelum ditangani oleh petugas Tagana maupun BPBD,” katanya. (Ahy)
Leave a Reply