Press ESC to close

Janda Muda Asal Majalengka yang Tewas, Ternyata Ini Penyebabnya

  • September 13, 2018

DEJABAR.ID, MAJALENGKA – Kematian Dewi Ratnasari yang sempat menyisakan misteri. Kini terkuak sudah. Sebelumnya, tewasnya seorang janda muda berusia 29 tahun ini sempat viral di media sosial, lantaran beredar issu Dewi Ratnasari meninggal dunia diduga akibat menjadi korban pembunuhan.
Setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban, Satuan Reserse Kriminal Polres Majalengka, langsung melakukan penyelidikan. Tak kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengungkap kasus tersebut.
Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad, melalui Kasat Reskrim, AKP M Wafdan Muttaqin mengatakan, meninggalnya Dewi Ratnasari, bukanlah korban pembunuhan, melainkan hanya korban kecelakaan lalu-lintas.
Menurut Kasat Reskrim, hal tersebut berdasarkan hasil penyelidikan petugas dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Mulai dari keluarga korban dan orangtua korban serta beberapa teman korban hingga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kita sudah melakukan penyelidikan kasus tewasnya warga Lingkungan Puspa, RT. 012/003, Kelurahan Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. Hasilnya, kematian Dewi, diduga akibat korban kecelakaan tunggal,” kata, AKP M Wafdan, Kamis (13/9/2018).
Kasat Reskrim menjelaskan, kronologis bermula berdasarkan keterangan dari ibu korban bernama Mimin Rasminah. Sebelumnya, bahwa yang membawa korban ke rumahnya itu, yakni oleh Dua orang laki-laki tak dikenal dengan ciri-ciri tinggi kecil, kulit hitam dan masih muda serta pendek kecil dan kulit sawo matang dengan membawa sebuah motor Mio, warna biru.
Selanjutnya, kata dia, tim Opsnal Satreskrim Polres Majalengka juga menemui bernama Suta, orang yang mengantar korban ke Pasar Cigasong, sebelum korban meninggal dunia, pada Selasa (11/9/2018) malam. Suta pun menerangkan bahwa ia hanya mengantar ke warung milik Rani yang ada di pasar tersebut.
“Mendapat keterangan tersebut, kami langsung mendatangi warung milik Rani. Dan Rani pun mebenarkan bahwa korban sekitar pukul 19.00 WIB, datang ke warung miliknya. Namun tak lama kemudian, korban selanjutnya minta diantarkan kewarung lainnya milik Didi. Saat itu, korban diantar oleh bernama Tere,” ungkapnya.
Kemudian, lanjut dia, tim Opsnal langsung mendatangi warung tersebut yang terletak di Terminal Cigasong. Dari keterangan Didi bahwa semalam korban kumpul bareng dengan Tono, warga Kecamatan Talaga, Majalengka dan ia bekerja disebuah bengkel las.
“Saat itu juga kita mendapat informasi bahwa Tono, suka tidur di rumah mes khusus karyawan. Lalu tim mendatangi rumah mes tersebut. Di rumah mes itu, hanya ada rekannya bernama Ucu dan ia pun mengakui bahwa dirinya bersama temannya bernama Bacok yang mengantarkan korban ke rumahnya itu,” imbuhnya.
Dari situlah, sambung dia, langsung melakukan introgasi dan saksi menceritakan bahwa korban sekitar pukul 03.30 WIB, telah mengalami kecelakaan bersama Tono yang saat ini ada di RS Cideres.
“Kami pun langsung ke RS Cideres. Ternyata benar Tono tengah terbaring di Ruang Elang, Kamar 3 Blok C. Dengan hasil penyelidikn dan Introgasi tersebut. Kasus meninggalnya Dewi, murni kecelakaan tunggal dan korban mengalami kecelakaan di daerah Andir, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka,” jelasnya.
“Saat ini, kami bersama tim telah mengumpulkan barang bukti dan berikut para saksi. Akibat insident tersebut, korban mengalami luka pada bagian telapak kaki kanan dan tangan kanan patah. Selanjutnya, perkara ini kami limpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Majalengka,” tukasnya. (jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *