DEJABAR.ID, SUBANG-Di sela-sela pelantikan Bupati Wakil Bupati Subang dan Majalengka, Rabu pagi(19/12/2018) Gubernur Jabar Ridwan Kamil berpesan kepada para kepala daerah untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah, khususnya menjelang pesta politik di 2019.
Ridwan Kamil berharap semua lapisan masyarakat Jawa Barat dapat mengedepankan tata krama dan nilai-nilai sopan santun. Dalam pesta Politik di 2019 nanti,
“Pandangan politik boleh saja berbeda, akan tetapi harus dilaksanakan dalam rangka menjaga kedaulatan bangsa. Jangan sampai perbedaan pilihan malah jadi sumber perpecahan”harapnya
Karena menurut Ridwan Kamil sudah saatnya bangsa Indonesia merdeka dari kekasaran. Sebab kontestasi politik, layaknya sebuah kompetisi adu gagasan, bukan arena permusuhan.
“Tidak boleh ada gejolak yang tidak perlu, menjelang Pemilu 2019 dan kita rakyat Jabar harus tetap konsisten jaga Kondusifitas wilayah lingkungan masing-masing” imbuhnya.
Tak kalah penting, Emil pun mengamanatkan hubungan harmonis antara legislatif dan eksekutif. Supaya terus bersinergi dalam pembangunan.
“Pulang dari sini tolong periksa ‘rapot!’ apa masih ada yang jelek? apakah IPM-nya, kesehatannya, infrastrukturnya, atau apanya yang masih kurang, nanti kita akan fokus, nanti akan kita beri ‘Vitamin’, akan kita ‘treatment’ biar membaik,” Ucap Gubernur.
Emil selanjutnya mengungkap, bahwa Jawa barat ingin menjadi Provinsi pariwisata. Dengan modal kearifan lokal dan keindahan alam, Jawa Barat punya motor ekonomi yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
“Kami ada hibah sekitar 40- 50 miliar untuk pengembangan pariwisata, tinggal dicari lokasinya,” Kata Gubernur.
Adapun per bulan Januari 2019, sambung Emil, akan ada program Jalan Mulus (Jamu), yang akan jadi sebuah upaya dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur jalan di wilayah pedesaan.
“Jalan desa meskipun bukan kewenangan Provinsi, tapi akan kita atur mekanismenya supaya bisa diperbaiki bersama,” jelasnya.(Ahy)
Leave a Reply