Kejagung Cecar 12 Saksi Terkait Dugaan Korupsi di PT Asabri


DEJABAR, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) terus mendalami dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PT. Asabri.

Pemeriksaan ke 12 saksi terkait dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi terhadap 10 tersangka Manajer Investasi (MI) dan pihak lain di PT Asabri dilaksanakan pada Senin 23 Aguatus 2021.

“Kejaksaan Agung memeriksa 12 orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi oleh PT. ASABRI (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012-2019,” ungkap Kapuspenkum Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Selasa (24/8/2021).

Adapun kata dia, saksi yang diperiksa antara lain; ES selaku Dirut PT. Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun); IAS selaku Direktur Operasional PT. Corfina Capital, S selaku Fund Accounting PT. Aurora Asset Management; R selaku Finance dan Accounting PT. Aurora Asset Management; dan S selaku Direktur PT. Oso Sekuritas.

Kemudian, DM selaku Direktur PT. Ciptadana Sekuritas; TJ selaku Direktur PT. Panin Sekuritas; AUS selaku Direksi PT. MNC Sekuritas; AA selaku Direksi PT. MNC Sekuritas. Mereka diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI).

Sementara untuk pendalaman keterlibatan pihak lain di Asabri, kejagung periksa W selaku Dirut PT. Maybank Kim Eng Sekuritas; AS selaku Dirut PT. Bumiputera Sekuritas; serta YSA selaku Dirut PT. CGS-CIMB Sekuritas Indonesia.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi di PT. Asabri,” jelasnya. (*)