DEJABAR.ID, KOTA BANJAR – Akibat Kelelahan, empat orang petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar mengalami jatuh sakit saat bertugas di Pos Pengamanan Gabungan Arus Mudik Lebaran 2019, Cipadung, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat. Minggu (02/06/2019).
Petugas yang jatuh sakit tersebut yaitu, Dedi Riadi (33), Dede Haris (34), Asep Setiadi (38) dan Asep Dian Herdiana (32). Mereka semuanya mengalami sakit demam tinggi, dan kini semua petugas yang jatuh sakit sudah dibawa ke rumah masing-masing dengan memakai ambulance milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjar.
Salah satu petugas BPBD Kota Banjar yang berada di Pospam Cipadung, Endin menyebutkan, keempat petugas yang jatuh sakit itu diduga akibat kelelahan, pasalnya, saat terserang sakit mereka itu sedang bertugas di Pos Pengamanan Arus Mudik Lebaran Tahun 2019.
“Dedi sudah dibawa pulang ke rumahnya di daerah Rancah, Kabupaten Ciamis, sedangkan Dede dibawa ke rumahnya di Lingkungan Cipadung, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar,” ujarnya kepada dejabar.id. Minggu (02/06/2019) malam.
Sebelumnya, kata Endin, mereka sempat dirawat di Posko Kesehatan yang juga berada di areal Pospam Cipadung (Ma Onah-red) Purwaharja dan mereka mendapat perawatan dari tim medis Dinas Kesehatan Kota Banjar.
“Namun demamnya tidak kunjung turun, akhirnya kami membawa mereka ke rumahnya masing-masing dengan menggunakan ambulance milik PMI,” terangnya.
Endin mengatakan, untuk Asep Setiadi (38) dan Asep Dian Herdiana (32) jatuh sakit saat bertugas di Pos Pengamanan Arus Mudik di Cipadung blok Mak Onah tersebut.
“Bahkan Asep Dian Herdiana kini masih dirawat di RSUD Banjar karena mengalami sakit demam yang sangat tinggi, semoga mereka semua cepat sembuh,” ucapnya.
Endin mengimbau kepada rekan-rekan kerjanya yang bertugas di Pos Pengamanan Arus Mudik Lebaran Tahun 2019 ini untuk selalu menjaga kesehatannya.
“Cuaca memang saat ini lagi tidak bersahabat, maka dari itu jagalah kesehatan agar kita semua mampu membantu masyarakat yang lagi mudik ke kampung halamannya,” pungkasnya.(dry)
Leave a Reply