DEJABAR.ID, CIREBON-Permasalahan sampah tidak akan ada habisnya. Setiap harinya, sampah selalu dihasilkan tanpa adanya solusi yang signifikan dan bermanfaat. Meskipun begitu, di tangan-tangan mahasiswa ini, sampah disulap menjadi hal yang bermanfaat.
Sampah-sampah yang tiada solusi tersebut ternyata disulap menjadi bahan bakar minyak (BBM), oleh para mahasiswa dan mahasiswi Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon.
Menurut Bidang Lingkungan KKN Sitiwinangun UGJ, Ledi, sampah-sampah plastik ini diolah menjadi lebih memiliki nilai guna, salah satunya dengan cara penyulingan sampah plastik menjadi BBM, yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan.
“Sampah-sampah ini kita suling dengan memanfaatkan peralatan sederhana seperti paralon, ember besar bekas cat, air, dan plastik kering,” jelasnya saat sosialisasi pengolahan sampah plastik di Desa Sitiwinangun Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon, Sabtu (9/3/2019).
Dengan adanya pengolahan sampah menjadi minyak ini, Ledi berharap agar masyarakat akan lebih produktif terhadap penggolahan sampah, sehingga sampah yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik, serta secara tidak langsung meningkatkan kesadaran lingkungan.
“Dengan meningkatnya kesadaran lingkungan, maka kesehatan lingkungan tersebut akan semakin terjaga dan lebih baik,” jelasnya.
Sedangkan menurut Kuwu Sitiwinangun, Ratija Bratamenggala, dirinya merasa bangga dan senang karena para mahasiswa dan mahasiswi yang sedang KKN tersebut bisa membuat sebuah terobosan baru yang bermanfaat bagi desanya, melalui pengolahan sampah. Secara tidak langsung, permasalahan sampah di desanya bisa berkurang.
“Semoga apa yang dilakukan oleh para mahasiswa ini bisa bermanfaat bagi warga Desa Sitiwinangun,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply