Press ESC to close

Keunikan Bubuk Cabai Khusus Kuliner Empal Gentong Khas Cirebon

  • April 20, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON – Empal gentong merupakan salah satu kuliner khas Cirebon. Makanan ini merupakan sejenis gulai yang diberisi potongan daging sapi cincang, yang biasanya dimakan bersama nasi atau lontong. Kemudian, bisa ditambahkan dengan bubuk cabai jika yang suka pedas.
Bubuk cabai berwarna merah yang biasa digunakan untuk empal gentong ini cukup unik. Berbeda dengan bubuk cabai lainnya, bubuk cabai untuk empal gentong cenderung kasar, kering, dan cukup pedas. Bahkan, bubuk cabai ini hanya ada di makanan empal gentong, dan tidak ditemukan untuk makanan lainnya.
Menurut salah satu pedagang empal gentong, Abdurrahman (41), bubuk cabai tersebut terbuat dari cabai merah kering yang sudah dijemur. Kemudian, disangrai tanpa minyak, lalu diblender hingga menjadi butiran-butiran kecil.
“Biasanya para pedagang ini bikin sendiri bubuk cabainya,” jelasnya saat ditemui di warung empal gentong miliknya di kompleks Balai Kota Cirebon, Sabtu (20/4/2019).
Abdurrahman mengakui, penggunaan bubuk cabai untuk empal gentong ini memang sudah dari dulu dilakukan. Karena jika menggunakan cabai lain, seperti cabai basah, maka rasa pedas empal akan berbeda, dan tidak menyatu dengan kuahnya yang mengandung santan.
“Kalau pakai bubuk cepat menyatu sama kuah,” tuturnya.
Abdurrahman mempelajari cara membuat cabai ini secara otodidak dan belajar dari pedagang empal gentong yang lebih senior. Dalam sehari, dia bisa menghabiskan seperempat kilogram cabai merah untuk dijadikan bubika cabai. Namun, dia membuatnya hanya dua hari sekali.
Biasanya, yang unik dari bubuk cabai empal gentong ini, adalah dengan menggunakan bambu yang diputar untuk menuangkan bubuknya. Namun, ada juga pedagang empal gentong yang tidak menggunakannya. Biasanya, pengunaan bambu tersebut dilakukan oleh pedagang yang sudah senior.
“Kalau saya cukup pakai wadah kecil saja, biar lebih praktis buat menuangnya,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *