Press ESC to close

Khawatir Satwa Liar Turun ke Pemukiman, Warga Diminta Waspada

  • August 13, 2019

dejabar.id, Majalengka – Keanekaragaman hayati di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) turut terancam dengan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lingkungan (Karhutla) Gunung Ciremai, Jawa Barat.

Tidak hanya beragam tumbuhan, berbagai jenis satwa dikhawatirkan turut terdampak dengan peristiwa tersebut. Tim gabungan pemadam Karhutla di Gunung Ciremai memang belum menemukan langsung ada satwa yang mati.

Namun, rusaknya habitat satwa berpeluang menimbulkan ancaman, yaitu potensi satwa turun ke permukiman. Seperti macan, Babi hutan, Kidang, ular maupun satwa liar lainya.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono mengatakan, kebakaran di lahan dan hutan konservasi berpeluang menyebabkan satwa pindah ke kawasan hutan produksi yang masih aman dari api atau paling ekstrem satwa malah turun ke permukiman penduduk.

“Oleh karena itu, warga masyarakat dihimbau untuk mewaspadai adanya satwa liar yang turun ke pemukiman,” himbau kapolres, pada saat peninjauan Karhutla Gunung Ciremai, di Posko Penanggulangan Bencana di Buper Cidewata, Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, Selasa (13/8/2019).

Kapolres menambahkan, bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan BNPB maupun unsur terkait lainnya untuk pengawasan dan pengamanan di wilayah terbawah area kebakaran.

“Hal ini agar efek negatif susulan dari dampak kebakaran Gunung Ciremai bisa diminimalisir sedini mungkin. Memang belum ada indikasi ancaman ke arah itu. Tapi semua potensi ancaman harus diperhitungkan,” tandasnya. (jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *