MAJALENGKA, – Menjelang pelaksanaan Idul Fitri 1440 Hijriyah, permintaan kolang kaling meningkat pesat.
Sehingga harga per kilonya pun bisa menembus hingga Rp14 ribu.
Tak heran, banyak pedagang menyebut kolang kaling selalu jadi primadona di setiap bulan Ramadan.
Tak berlebihan, bila banyak orang mengolah kolang kaling menjadi beragam sajian lezat untuk berbuka puasa.
Menurut Wati, salah satu warga Majalengka mengaku, banyak orang yang mencarinya.
Karena itulah, kolang kaling terutama pada bulan Ramadan melimpah di pasar-pasar.
Hal ini menjadi berkah bagi petani dan pengrajin kolang kaling di berbagai daerah.
“Kalau di Majalengka selalu mendapatkan kolang kaling dari Desa Cimeong Kecamatan Banjaran,” katanya, Minggu (3/6/2019).
Di sana banyak warga menjadi pengrajin kolang kaling selama bulan puasa untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.
Hal ini sudah berlangsung lama, terutama ramai saat Ramadhan hingga menjelang Lebaran.
Dia mengaku bangga, dengan banyaknya stok kolang kaling dari wilayah Majalengka, bisa menembus pasar luar Majalengka.
Hal itu, membuktikan bahan kuliner Majalengka, dengan ketersediaan sumber daya alam yang melimpah ruah bisa memenuhi keinginan pasar.(jja)
Leave a Reply