DEJABAR.ID, TASIKMALAYA – Susi Susilawati (25) warga Kampung Negla RT 05, RW 06 Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, korban human trafficking salah satu agen penyalur TKW ilegal yang berhasil dipulangkan oleh Disnaker Kota Tasikmalaya Kamis 17 Januari, ternyata bukan satu-satunya korban human trafficking dari kampung dimana Susi tinggal.
Menurut Ari Faryda, Admin Pelaksana Pelayanan Disnaker Kota Tasik, ada dua TKW lagi yang sudah menjadi korban agen tersebut dan sudah diperjualbelikan di negeri sebrang Malaysia. “Ya setelah kami telusuri, ternyata di sana itu bukan Susi saja yang jadi korban, ada dua orang lagi. Kedua nya sudah diperjualbelikan di Malaysia, namun sekarang sudah pulang berkat kecerdikan korban dan kami baru tahu setelah ada kasus Susi terungkap,” ujar Ari ke Dejabar.id, Jumat (18/01/2019).
Adapun nama agen tersebut yakni Ani (nama samaran) yang disinyalir merupakan sindikat penjualan TKW ke luar negeri. “Nama agen tersebut Ani, dia entah bekerja dari PT mana. Kelihatannya dia sindikat yang berapiliasi dengan agen-agen penyalur TKW di luar negeri, ya kalau dilihat dari rekam jejak sesuai pernyataan para korban,” tambah Ari.
Bahkan, lanjut Ari, agen tersebut menempatkan orang-orangnya di kampung Negla untuk terus membujuk dan mengawasi para wanita di sana untuk dijadikan korban mereka. “Ya, ada katanya beberapa orang ditempatkan oleh agen itu di kampung tersebut, kami sedang menelusurinya,” tambahnya.
Sementara, kaberadaan Ani sekarang masih misterius dan sedang dalam pengejaran pihak-pihak terkait. “Ya Ani kini menjadi buron, kami bersama pihak BNP2TKI terus melacak keberadaannya, mudah-mudahan cepat ditemukan sehingga tidak ada lagi korban-korban lainnya, terutama di Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.(Ian)
Leave a Reply