DEJABAR.ID, TASIKMALAYA – Liga Mahasiswa Conference 2018 cabang Futsal direncanakan akan digelar di Kota Tasikmalaya, yang bertempat di Mayasari Hall Sport tanggal 14-21 November 2018.
Pergearan Liga Mahasiswa ini yang pertama kalinya di gelar di kota Tasikmalaya dan mengambil tema “LIMA Futsal: Blibli.com West Java Conference 2018”.
Ketua Koni Tasikmalaya, Eddy Supriadi menyambut baik penunjukan Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah Liga Mahasiswa kali ini. Namun demikian, ia berharapa kedepannya bukan hanya futsal saja yang dipilih, mengingat Kota Tasikmalaya merupakan tempat sejarah hadirnya bulutangkis.
“Kota Tasikmalaya punya cacatan sejarah di cabor bulutangkis. Mudah-mudahan kedepannya bulitangkis juga akan lagi di gelar oleh Liga Mahasiswa. Tapi ya alhamdulillah ini pertama kali Kota Tasikmalaya menjadi tuan rumah. Semoga sukses,” ungkap Edi, Senin (12/11/2018).
Hal serupa diungkapkan ketua PSSI kota Tasikmalaya, Wahid. Menurutnya, Kota Tasikmalaya siap menggelar acara Futsal Lima Conference 2018. “Kami sudah mempersiapkan semuanya, dan Futsal Lima Conference 2018, siap kami gelar,” terangnya.
Sementara, Ryan gojali, CEO Liga Mahasiswa menjelaskan, sebenarnya Liga Mahasiswa telah sukses digelar selama tiga season sejak tahun 2014 hingga 2017 di Kota Bandung.
Menurutnya, penunjukan Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah penyelenggara kali ini sebagai penegasan bahwa liga mahasiswa (LIMA) akan terus memperkuat cakupan wilayah penyelenggara dan kehidupan kampus.
“Tidak hanya terfokus di kota-kota besar saja,” ungkap Ryan.
Untu itu ia berharap, pergelaran Lima ini bisa lebih semarak dari kota-kota lainnya. “Mudah-mudahan lebih semarak dari yang sebelumnya,” tambahnya.
Dalam kompetisi futsal kali ini, tentunya akan bersaing sangat ketat dan sengit, dari 9 tim putra dan 5 tim putri. Ryan menambahkan, nantinya peringkat terbaik akan mewakili region Jawa Barat di LIMA Futsal Nationals 2018 pada 7-16 Desember di Jakarta.
Sebagai catatan, dalam Liga Mahasiswa ini, ada sekitar 14 tim Universitas yang dipastikan akan berpartisipasi. Ke 14 universitas tersebut yakni Universitas Islam Nusantara, Universitas Katholik Parahyangan, STIE Ekuitas, Universitas Padjadjaran, Universitas Telkom, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati, Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Universitas Widyatama, STKIP Pasundan.
Sementara untuk tim putri hanya ada 5 tim universitas yakni Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Katholik Parahyangan, Universitas Padjadjaran, Universitas Siliwangi dan STKIP Pasundan. (Ian)
Leave a Reply