Press ESC to close

Krisis Pangan Mengancam Indonesia

  • November 25, 2022

JAKARTA, Dejabar.id – Dewan Kehormatan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Ilmu Pertanian Indonesia (APTSIPSI), David Hermawan menyebutkan, dunia akan mengalami krisis pangan karena pertumbuhan penduduk yang sangat pesat.

David menyatakan pertumbuhan penduduk yang pesat tidak seimbang dengan ketersediaan pangan, energi, dan air di dunia. “Tahun 2035, di seluruh dunia akan terjadi krisis pangan,” katanya saat menjadi narasumber dalam Bincang Hari Ini di Sultan TV, Jakarta, Jumat (25/11/2022).

Namun, kata David, beberapa kalangan berpendapat bahwa Indonesia tidak sampai terdampak bencana ini (krisis pangan). Justru sebaliknya, Indonesia merupakan negara yang siap menghadapi krisis ini karena Indonesia mempunyai geografis yang bagus dengan cadangan air yang banyak dan tanah yang subur.

“Kita harus sedia payung sebelum hujan. Indonesia tak boleh pesimis. Seyogyanya Indonesia masih memiliki lahan yang luas untuk melakukan kedaulatan dan kemandirian pangan,” paparnya.

Namun, David memberi cacatan, bahwa ketergantungan Indonesia terhadap impor amatlah tinggi. Hal ini terbukti dari 16 komoditas pangan yang harus terus di impor untuk memenuhi angka kebutuhan nasional.

“indonesia menjadi negara terbesar dunia importir gandum. Celakanya gandum tak bisa ditanam di indonesia. konsumsi gandum meningkat dikarenakan lifestyle milenial yang mengonsumsi mie, ramen, dan lain-lain,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, David mengatakan, perlu adanya pengembangan kawasan perdesaan yang disinergikan oleh pemerintah daerah yang diharapkan dapat menciptakan kegiatan ekonomi mandiri dengan pemanfaatan sumberdaya alam, khususnya di bidang agraris. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *