Press ESC to close

Kunjungi Ponpes Buntet Cirebon, Ini Pesan Panglima TNI

  • January 25, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON – Pondok pesantren adalah tempat menempuh pendidikan dan ilmu agama. Secara kultural, pondok pesantren adalah tempat munculnya gagasan-gagasan yang mempersatukan bangsa, dan munculnya komunitas yang mempersatukan budaya bangsa, seiring berjalan dengan tuntunan agama untuk saling menghormati keberagaman.

Hal tersebut diungkapkan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jumat (25/1/2019) sore.

“Pondok pesantren adalah tempat untuk menempuh pendidikan agama sekaligus tempat munculnya gagasan untuk mempersatukan Indonesia,” jelasnya.

Dalam kunjungannya tersebut, Panglima TNI datang bersama rombongan, yakni Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian,Ph.D, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Trisowandono, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Arm Maryudi S.Sos, Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto, S.I.K., M.Si, dan Pj Bupati Cirebon Dr. Ir. Dicky Saromi, M.Sc.

Tjahjanto melanjutkan, para kyai dan santri di pondok pesantren sangat sentral dalam menjaga heteroganitas masyarakat Indonesia, agar tetap dalam satu keranjang persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu, peran mereka sangat penting dalam sejarah bangsa. Contohnya seperti dalam Pertempuran Surabaya pada tahun 1945 lalu.

Selain itu, Tjahjanto pun berpesan agar
Keutuhan bangsa Indonesia jangan sampai dikoyak oleh fitnah, berita hoaks, dan berita yang sesat. Bangsa Indonesia harus bisa memberikan negeri yang gemah ripah loh jinawi kepada anak cucu.

“Mari kita bersama-sama membangun NKRI dan merawat warisan yang berharga yang ditinggalkan para pendahulu kita,” jelasnya.

Sedangkan menurut Ketua YLPI Buntet Pesantren KH. Adib Rofiudin Izza, bahwa dirinya sangat senang dan bangga Pondok Pesantren Buntet didatangi oleh dua pimpinan tinggi di Indonesia sekaligus dan bersamaan. Tentunya ini sebuah kehormatan yang tidak terkira.

“Kami selaku pengurus Ponpes Buntet, merasa senang dan bangga bisa dikunjungi oleh dua pimpinan sekaligus, yakni Pak Kapolri dan Pak Panglima TNI,” jelasnya.

Dengan adanya kunjungan ini, dirinya bersama-sama TNI Polri siap untuk memerangi segala bentuk hal yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan, seperti berita hoaks, terorisme, isu SARA, dan fitnah. Menurutnya, santri dan kyai siap untuk membantu TNI Polri.

“Mari kita bersama-sama memerangi berita hoaks dan terorisme,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *