Press ESC to close

Lagi, SMK Kesehatan Parigi Kurang Perangkat Komputer

  • March 25, 2019

DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Lagi-lagi permasalahan kekurangan perangkat komputer sering terjadi di beberapa sekolah disaat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berlangsung. Sebelumnya, kekurangan Komputer terjadi di SMKN 1 Padaherang. Kini kekurangan komputer juga terjadi di SMK Kesehatan Parigi.
Proktor UNBK SMK Kesehatan Parigi, Fauzi Ahmad Nurulhuda mengatakan peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMK Kesehatan berjumlah 65 orang.
“Semua peserta mengikuti UNBK dan dibagi dua jurusan yaitu jurusan perawat dan Farmasi,” ujarnya kepada Dejabar.id, Senin (25/03/2019).
Fauzi menambahkan, pelaksanaan ujian dibagi tiga sesi dengan jumlah peserta sebanyak 22 orang persesinya.
“Pelaksaan UNBK kita bagi 3 sesi dengan 2 jam lamanya. Sesi pertama dari pukul 07.30 sampai 10.30 WIB, Sesi kedua dari pukul 11.30 sampai 12.30 WIB dan sesi terakhir dari pukul 14.00 sampai pukul 16.00 WIB,”paparnya.
Alasan dibagi 3 sesi, kata Fauzi, karena ada kekurangan perangkat komputer sehingga panitia harus melakukan hal tersebut.
“Kita hanya memiliki 25 unit komputer, jadi satu sesi komputer yang digunakan 22 unit, sedangkan 3 unit lagi untuk cadangan apabila nanti ada kerusakan dari yang lainnnya,” ungkap Fauzi.
Selain itu, sambung dia, pihak SMK juga menyiapkan UPS dan mesin genset untuk mengantisipasi terjadinya listrik padam.
“UPS bisa bertahan selama 15 menit, jadi ketika listrik padam komputernya tetap hidup dan kita bisa langsung menyalakan genset,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Yayasan Azhara Uswatun Hasanah, Atikah menegaskan setiap siswa-siswi lulusan dari SMK Kesehatan Parigi siap ditempatkan dimana pun.
“Lulusan kita siap di tempatkan di berbagai fasilitas kesehatan, seperti di Puskesmas, Rumah Sakit maupun Klinik,” singkatnya.(dry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *