Press ESC to close

Lahan Sawah Mulai Mengering, 6 Desa di Kecamatan Pabuaran Subang Terancam Gagal Panen

  • July 5, 2019

DEJABAR.ID, SUBANG – Sejak memasuki musim kemarau panjang, 150 hektar tanaman padi dilanda kekeringan. Hal ini membuat petani kebingungan untuk mengairi lahan pesawahannya di daerah Desa Cihambulu, Kecamatan Pabuaran, Subang, Jumat (5/7/2019).

Musim kemarau panjang yang menimpa daerah Pabuaran ini terjadi sejak dua bulan terahir ini, Hingga saat ini hujan belum juga turun membuat daun tanaman padi milik petani mulai menguning dan permukaan tanah retak-retak.

Untuk mencegah tanaman padi mati akibat minimnya pasokan air petani di daerah tersebut, petani secara kompak membuat sumur pantek di tengah sawah untuk mengairi lahan sawahnya.

Namun sumur pantek yang diharapkan dapat mengatasi persoalan kekeringan lahan sawah tidak berjalan maksimal. Air dalam tanah pun minim sehingga air yang keluar tidak deras atau kecil.

Meskipun demikian para petani mengaku tetap sabar demi tanaman padinya aman. Mereka hampir setiap hari datang kelokasi sawah untuk mengecek kondisi tanaman padi.

“Setiap hari kita cek tanaman padi agar tidak mati dan berupaya mencari sumber air diselokan yang ada,” kata Petani, Endang kepada DEJABAR.ID

Dia mengatakan, tanaman padi yang baru berumur dua bulan itu kondisinya sangat memperihatinkan. Selain batang padinya layu, daunnya juga mulai menguning tanda-tanda kurang pasokan air.

“Sejak tak ada air dilahan pesawahan petani didaerah ini sudah mulai kebingungan ada sebagai petani yang sudah enggan pergi kesawah karena padinya sudah mati dan ditumbuhi rumput ilalang,” katanya.

Petugas Tenaga Bantu Penyuluhan Pertanian (TBPP) Kecamatan Pabuaran, Dede Safaat mengatakan, kekeringan selain melanda lahan pesawahaan di Desa Cihambulu juga melanda lahan sawah di tujuh desa lainnya yang ada.

Tanaman padi yang alami kekeringan di antaranya di Desa Pabuaran, Salamjaya, Kadawung, Balebandungjaya, Pringkasap, Siluman dan Karanghegar.

“Sejauh ini kondisi tanaman padi milik petani selain daunnya menguning permukaan tanahnya pun mulai retak-retak,” kata Petugas TBPP Pabuaran, Dede Safaat.

Ia mengatakan, jika dalam waktu dekat tidak ada pasokan air atau tidak turun hujan tanaman padi yang berumur dua bulan dan luasnya ratusan hektare milik petani terancam gagal panen.

“Kita berharap tanaman padi bisa diselamatkan dari kekeringan agar bisa panen sesuai harapan,” pungkasnya. (Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *