DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Malam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 tingkat Kabupaten Majalengka, akan diselenggarakan malam anugerah yang akan diberikan kepada 15 orang yang dinilai telah memberikan kontribusi positif dan inspirasi bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka dengan Pemerintah Kabupaten setempat dan instansi terkait lainnya.
Ketua Panitia HPN, M Abduh Nugraha didampingi Sekretaris Panitia Hasanudin menjelaskan, kegiatan HPN yang sudah dilaksanalan antara lain, pendidikan dan pelatihan jurnalistik, sosialisasi UU Pers dan kode etik jurnalistik bagi para kepala desa, guru.
Kemudian, pertandingan tenis meja antar OPD dan wartawan, sosialisasi UU Lalu lintas, bakti sosial, FGD Pemilu 2019, hiburan rakyat dan puncaknya penyerahan malam anugerah HPN pada Jum’at (15/2/2019) malam ini.
“HPN ini menjadi ajang silahturahmi dan penyatuan pemikiran untuk kemajuan pers khususnya di Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini juga menjadi agenda rutin wartawan yang dipelopori teman teman PWI Majalengka,” ucapnya.
Abduh menjelaskan, dalam penyerahan HPN Awards sendiri direncanakan akan diberikan langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI dan dihadiri Gubernur Jabar.
“Kehadiran beliau masih dalam konfirmasi. Mudah-mudahan kedua pejabat publik itu bisa hadir sesuai undangan kami,” ujarnya.
Adapun penerima anugerah HPN sendiri, kata dia, antara lain, atlet, pelajar, pejabat publik, kepala daerah, politisi, kalangan profesional, pengusaha dan lainnya.
“Para penerima anugerah itu berdasarkan hasil seleksi tim yang dilakukan secara profesional,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Majalengka, Jejep Falahul Alam menambahkan, berkaitan dengan penyelenggaran malam anugerah Hari HPN 2019 yang digagas PWI, dilatarbelakangi atas apresiasi para jurnalis terhadap para politisi, tokoh, pelajar, atlet, pengusaha, pejabat publik, yang dinilai telah memberikan manfaat dan inspirasi bagi masyarakat secara umum.
Penghargaan ini sendiri bukan dilihat dari apa yang diberikan jurnalis, karena hal itu tidak sebanding dengan dedikasi dan prestasi para penerima anugerah itu sendiri. Tapi ini sebagai apresiasi dari insan pers kepada mereka yang dinilai telah melaksanakan tugas dan fungsinya melampaui batas ekspektasi.
“Kita harapkan dari penerima ini, mendapatkan sosok yang dapat dijadikan inspirasi, panutan, teladan, bagi kita semua,” paparnya.
Ia menambahakan, alasan pemberiaan penghargaan ini juga, karena mereka dinilai telah andil berbuat baik bagi bangsa ini, terutama dalam peningkatan pembangunan pada bidang tertentu.
“Anugerah ini dalam rangka mendiseminasi dan mengedukasi masyarakat bahwa saat ini banyak sosok dan tokoh di Majalengka yang telah memberikan teladan dan inspiratif serta pengabdian terbaiknya bagi kepentingan bangsa dan negara khususnya di Kabupaten Majalengka,” imbuhnya.
Mengenai mekanisme pengusulan dan teknis penyelenggaraannya penerima anugerah, kata Jejep, tim seleksi yang terdiri dari jurnalis melaksanakan penilaian secara bertahap untuk mendapatkan nilai terbaik. Kemudian dari hasil nominasi terbaik itulah ditentukan satu terbaik.(jja)
Leave a Reply