DEJABAR.ID, MAJALENGKA- PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka, harus mengevaluasi hasil kinerja pesta demokrasi seperti Pileg dan Pilpres, supaya ke depan partai moncong putih ini terus mendulang prestasi politik.
Salah satu kuncinya agar PDI Perjuangan tetap berjaya adalah tetap melakukan konsolidasi partai dan membangun kekuatan organisasi mulai struktur DPC hingga PAC sebagai ujung tombaknya.
“Mari kita satukan kembali kekuatan kita dan mari bergotong-royong membesarkan partai,” kata anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait.
Menurut politikus asal Dapil Sumedang, Subang dan Majalengka, pesta demokrasi sudah usai, sudah saatnya partai segera mengambil langkah evaluasi dan tekad kuat agar ke depan bisa menjadi pemenang Pileg dan Pilpres.
“Kami mengajak seluruh jajaran kader dan pengurus fokus kembali unyuk membesarkan partai,” ungkap dihadapan ratusan kadernya, di Halaman Sekretariat PDIP Majalengka.
Maruarar menegaskan, bahwa saat ini kursi DPRD Majalengka turun menjadi 15 dari 18 kursi, Pilpres di Majalengka kalah, karena itu ke depan baik kader maupun simpatisan harus bahu membahu dan bersatu kembali untuk membesarkan PDI Perjuangan.
Dalam kesempatan itu, Ara, begitu nama akrabnya, pun segera merangkul sejumlah tokoh PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka, untuk bersilaturahmi menyambut Idul Fitri 1440 H dan sekaligus membangun kembali kekuatan PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka yang dilaksanakan di Kantor DPC PDI Perjuangan tersebut, pada Jumat (24/5/2019) malam.
Hadir dalam kesempatan itu, mantan Bupati Majalengka dan mantan ketua DPC PDIP Majalengka, Sutrisno, yang juga anggota DPR RI terpilih PDIP dapil SMS.
Bupati Majalengka yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Majalengka, Karna Sobahi dan Wakil Bupati Majalengka yang juga Sekretaris DPC PDIP Majalengka Tarsono D Mardiana hadir dalam kesempatan tersebut.
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengaku terharu dan mengucapkan terima kasih kepada tiga tokoh PDIP Majalengka untuk bersatu membangun kekuatan PDIP di Kabupaten Majalengka.
“Ini sangat luar bisa kepada Haji Sutrisno dan Bupati Majalengka Haji Karna Sobahi yang sudah saya anggap sebagai orang tua saya di Kabupaten Majalengka dan tak lupa kepada Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana yang sudah saya anggap sebagai adik saya tampak saling bergandengan tangan, bersatu untuk memberi kontribusi kekuatan PDIP di Kabupaten Majalengka di hadapan para kader, cabang dan ranting PDIP Kabupaten Majalengka,” tegasnya.
Ara berharap, dengan adanya kolaborasi tiga tokoh ini mampu membawa Kabupaten Majalengka lebih maju, kekuatan partai lebih kuat dan solid.
“Mari bersama-sama bersatu, agar PDI Perjuangan terus berjaya dan bisa kembali memimpin pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten,” pungkasnya. (jja)
Leave a Reply