DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Masyarakat di dua desa yang berada di Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, mengeluhkan atas kerusakan jalan yang menghubungkan antar Desa Kedungkencana dan Desa Leuwenghapit.
Jalan penghubung antar desa sepanjang kurang lebih 2 KM, saat ini kondisinya rusak parah. Tampak sepanjang jalan terlihat lubang besar dan kecil menganga dijalan tersebut. Sehingga masyarakat yang melintas dijalan tersebut, haruslah ekstra hati-hati agar tidak mengalami kecelakaan.
Kades Kedungkencana, Kecamatan Ligung, Apandi membenarkan, kerusakan jalan tersebut, bahkan sudah berlangsung lama tak kunjung diperbaiki.
Menurut Apandi, bahwa sebelumnya, Pemkab Majalengka sudah melakukan perbaikan dengan cara betonisasi dilanjut dengan hotmix, dari ujung jalan dari mulai Desa Leweunghapit sampai ke perbatasan Desa Kedungkencana.
Namun, kata dia, pekerjaan tersebut berhenti di perbatasan desa. Sehingga menimbulkan kecemburuan bagi masyarakat Desa Kedungkencana.
“Sudah banyak masyarakat yang datang ke Pemdes kami, untuk menanyakan terkait pembangunan jalan penghubung Kedungkencana-Lewenghapit kapan dilanjut perbaikan tersebut. Masa kalau jalan di Desa Leuwenghapitnya sudah di beton dilanjut dengan di hotmix. Tapi kenapa pas memasuki Desa Kedungkencana pembangunan terhenti,” katanya, Selasa (4/12/2018).
Sehingga mereka, lanjut dia, seolah-olah bahwa masyarakat Desa Kedungkencana di anak tirikan oleh pemerintah. Dia juga berharap, seharusnya pemkab segera menuntaskan perbaikan jalan penghubung di desanya yang sudah rusak parah tersebut.
“Saat ini sudah memasuki musim hujan, kalau tidak segera diperbaiki maka kerusakannya akan bertambah parah. Bahkan, saat ini demi keselamatan, banyak pengendara yang memilih memutar jalan lintas kabupaten,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang pengendara yang melintas di jalan penghubung Kedungkencana-Leuwenghapit, Munadi, sangat menyayangkan kebijakan Pemkab Majalengka yang memperbaiki jalan rusak setengah-setengah. Sehingga menimbulkan tanda tanya bagi masyarakat biasa.
“Seharusnya pemerintah memperbaiki jalan itu sekaligus sampai tuntas, jangan setengah-setengah, massa di ujung Desa Leweunghapit jalannya sudah di cor dan di hotmix, sementara pas memasuki ke Desa Kedungkencana ko berhenti, apa anggarannya belum terkaver,” keluhnya.
Terpisah Camat Ligung, Yoyo, melalui Sekcam Endang Triana, memaklumi atas keluhan warga disana. Tapi perlu diketahui bahwa semua kerusakan infrastruktur yang berada di wilayah Kecamatan Ligung semuanya sudah di ajukan kepada dinas terkait.
“Jadi kami harap warga bersabar karena Insya Allah tahun depan kelanjutan perbaikan jalan rusak yang menghubungkan antara Desa Kedungkencana dan Desa Leuwenghapit akan dilanjut, yang namanya membangun tidak seperti kita makan cabe, begitu digigit langsung terasa pedas,” tandasnya.(jja)
Leave a Reply