DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Sebanyak 410 calon jemaah haji dari 10 Kecamatan asal Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat resmi dilepaskan atau diberangkatkan menuju embarkasi asrama haji Kota Bekasi oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata di Lapang Bumi Perkemahan Lokabina Pamugaran, Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Jumat (19/07/2019).
Orang nomor satu di Kabupaten Pangandaran saat melepas 11 unit bus yang membawa ratusan calon jemaah haji itu di dampingi oleh Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pangandaran, Kemenag Pangandaran Cece Hidayat, Sekda Kabupaten Pangandaran Kusdiana, Ketua PPHI Kabupaten pangandaran Agus Amsar serta pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Jeje Wiradinata mendoakan semua Calon Jemaah Haji yang akan berangkat. elaksanakan rukun Islam yang kelima.
“Dengan segala yang hal yang dimiliki saya sebagai bupati kepala daerah, atas nama masyarakat Pangandaran hari ini saya melepas Bapak Ibu sekalian pergi menunaikan ibadah haji ke tanah suci teriring doa mudah-mudahan Bapak dan Ibu Calon Haji berangkat dan kembali lagi ke tanah air dengan selamat,” ujarnya.
Jeje mengatakan, mudah-mudahan para bapak ibu calon jemaah haji dapat melaksanakan rukun dan sunat dengan baik dan pulang ke tanah air mendapat gelar Haji Mabrur dan Mabruroh itu yang paling penting.
“Saya berharap para jemaah haji pulang ketanah air dalam kondisi sehat dan menyandang gelar Haji Mabrur dan Mabruroh,” katanya.
Jeje menuturkan bahwa pelepasan Calon Jemaah Haji ini akan sampai embarkasi Bekasi dan nanti pulang lagi ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Pangandaran.
“Nanti ada yang mendampingi dari DPRD dan sebetulnya saya ingin sekali bisa hadir sampai Bekasi untuk melihat apa kekurangannya, kalau masih kurang bagus tahun besok kita bagusin lagi,” terangnya.
Untuk keberangkatan tahun ini, kata Jeje, Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Pangandaran berada di kloter 45 dan akan berangkat pada gelombang kedua keberangkatan dari Indonesia.
“Keberangkatan calon jamaah haji tahun ini merupakan yang kelima dari Kabupaten Pangandaran, sejak Pangandaran menjadi Daerah Otonomi Baru,” pungkasnya. (dry)
Leave a Reply