Press ESC to close

Mengenal Lebih Dalam Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, Sosok Perwira Polisi yang Tegas tapi Humanis (Bagian 5)

  • December 29, 2018

Menjaga Kondusifitas sebagai Landasan untuk Mewujudkan Majalengka RAHARJA


DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Kapolres Majalengka, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mariyono bependapat, saat ini Kabupaten Majalengka tengah bertransformasi menjadi metropolitan. Bahwa kabupaten ini dianggap punya potensi besar menjadi metropolitan baru yang sangat berpengaruh.

Menurut Mariyono, kabupaten seluas 120.424 hektar dari 334 desa/kelurahan yang tersebar di 26 kecamatan ini, memang belum memiliki jumlah populasi sesuai kriteria metropolitan. Namun, kabupaten ini punya potensi lain yang bisa dikembangkan sehingga mengubahnya menjadi kota metropolitan.

Majalengka berpotensi menjadi hub untuk wilayah Jawa Barat. Hal ini, lanjut dia, dipicu oleh hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan pembangunan infrastruktur lainnya. Sehingga akan berdampak pada pusat kegiatan ekonomi maupun pusat industri yang hadir di Majalengka.

Kelengkapan fasilitas dan infrastruktur serta utilitas kegiatan publik tersebut, kata dia, dapat mendorong kegiatan bisnis Regional maupun Nasional bahkan Intenasional.

“Namun, juga perlu diperhatikan tak hanya dampak positifnya saja, dimana akan meningkatkan perekonomian warga. Akan tetapi dampak negatifnya juga perlu kita perhatikan bersama-sama dengan serius,” ujarnya, kepada dejabar.id, Sabtu (29/12/2018)

Salah satu dampak negatifnya adalah untuk mengantisipasi meningkatnya angka kriminalitas. Karena, lanjut dia, biasanya semakin majunya suatu daerah, maka angka kriminalitas maupun gangguan Kamtibmas juga semakin meningkat.

“Oleh karena itu, mulai dari sekarang kita harus biasakan saling menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita masing-masing,” ajaknya.

Karena, sambung dia, kejahatan atau kriminalitas berpengaruh sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Bukan hanya pada aspek sosial, namun juga mempengaruhi bidang ekonomi. Tingginya angka kriminalitas di suatu daerah bisa berimbas pada perkembangan ekonomi di daerah tersebut.

Angka kriminalitas yang tinggi akan menimbulkan kegelisahan dan mengganggu kondusifitas di masyarakat. Kondisi ini tentunya akan mempengaruhi lambatnya pertumbuhan ekonomi.

“Maka kita sebagai warga negara Republik Indonesia khusus warga Majalengka  harus bisa menjaga stabilitas keamanan dan bersama-sama dengan pihak kepolisian untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, agar tercipta masyarakat Majalengka Religius, Adil, Harmonis dan Sejahtera (RAHARJA),” tegasnya.(jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *