DEJABAR.ID, SUBANG – Minimnya fasilitas komputer yang dimiliki di setiap SMP Negeri di Subang membuat puluhan sekolah SMPN di Subang tak bisa melaksanakan UNBK
“Sebanyak 39 SMPN di Subang Belum Bisa Laksanakan UNBK dikarenakan minimnya fasilitas Komputer”ujar Plt.Kadisdikbud Subang E.Kusdinar. Senin pagi(22/4/2019).
Untuk sementara menurut Kusdinar, ke 39 sekolah tersebut masih melaksanakan UN manual.
“Karena tak memiliki fasilitas komputer yang cukup, ke 39 SMPN di Subang terpaksa UN nya masih manual belum berbasis komputer,” katanya.
Untuk pelaksanaan UNBK di SMPN masing-masing sekolah minimalnya harus memiliki 105 komputer beserta server.
“Biasanya untuk sekolah yang melaksanakan UNBK sedikit memerlukan 105 komputer untuk satu sesi ujian dan biasanya diserap sekolah yang melaksanakan UNBK dibagi menjadi 3 sesi ujian,” katanya.
Menurut Kusdinar, untuk tahun ini belasan ribu siswa SMPN di Subang melaksanakan UN baik UNBK maupun UN Manual.
“Sebanyak 19.431 Siswa SMPN di Subang ikut UN baik UNBK maupun UN Manual dari 84 SMPN,” kata Kusdinar.
Kusdinar berharap, untuk tahun 2020 mendatang semua sekolah negeri bisa melaksanakan UNBK.
“Mudah-mudahan pemerintah memberikan anggaran untuk mencukupi fasilitas komputer di sekolah atau sekolah bisa meminta bantuan sumbangan pada orang tua murid yang besarannya tidak ditentukan,” harapnya. (Ahy)
Minim Fasilitas Komputer, 39 SMPN di Subang Terpaksa Laksanakan UN secara Manual
Previous Post
Leave a Reply