Momentum Idul Adha, PDI Perjuangan Jabar Kobarkan Semangat Pengorbanan


Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono (foto:ist)

BANDUNG,- Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kepada masyarakat di Hari Raya Idul Adha, tahun ini DPD PDI Perjuangan salurkan hewan kurban berupa 6 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Hewan kurban ini disalurkan melalui ormas Islam yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan Masjid Pusdai masing-masing 1 ekor, dan sebagian disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono mengungkapkan di masa pandemi Covid-19 ini, teknis penyembelihan dan pendistribusian daging kurban dilakukan secara berbeda.

Menurut Ono, demi mencegah kerumunan pendistribusian daging kurban tak diberikan secara langsung ke masyarakat. Tak ada lagi aktivitas pembagian daging kurban secara terpusat di satu tempat, melainkan para kader PDI Perjuangan akan mengirimkannya “door to door” ke rumah warga yang berhak.

“Alhamdulillah, hari ini PDI Perjuangan Jawa Barat menyiapkan 6 ekor sapi untuk disembelih. Ini merupakan wujud syukur dan juga kepedulian kami kepada masyarakat dan juga para kader terlebih di masa PPKM Darurat. Beberapa hewan kurban disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), beberapa juga kami salurkan ke Nadhatul Ulama, Muhammadiyah dan juga Masjid Pusdai. Kemudian daging kurban didistribusikan ke PAC-PAC, Panti, Satgas Cakra Buana, Baguna serta warga terdampak pandemi,” kata Ono, Selasa (20/7).

Menurut Ono, hewan kurban ini merupakan hasil gotong royong dari anggota DPR RI dan juga DPRD Jawa Barat serta kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Ia berharap pada momentum Perayaan Idul Adha semakin menggelorakan semangat berkorban bagi sesama. Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang membutuhkan gotong royong seluruh elemen untuk menjawab tantangan krisis kesehatan dan pemulihan ekonomi.

Terlebih, ujar dia, PDI-Perjuangan identik dengan wong cilik. Karena itu sudah menjadi kewajiban PDI-Perjuangan untuk selalu membantu masyarakat dalam kondisi apapun.

“Hari Raya Idul Adha ini merupakan momentum terbaik bagi kita semua untuk berefleksi, kembali meningkatkan semangat pengorbanan dalam kerja-kerja gotong royong menghadapi pandemi Covid-19. Di masa PPKM darurat ini kepedulian sosial dan berbagi antar sesama harus terus tumbuh bagi seluruh pengurus, kader dan simpatisan PDI Perjuangan saat pelaksanaan PPKM Darurat,” ungkap anggota Komisi IV DPR RI ini.

Memaknai Idul Adha dalam situasi seperti saat ini, Ono mengajak agar masyarakat juga dapat mencontoh teladan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putra satu-satunya Ismail atas perintah Allah SWT.

Ono mengutarakan pengorbanan yang dapat dilakukan masyarakat saat ini adalah menahan diri untuk tak berkerumun dan membatasi mobilitas demi meminimalisir penyebaran covid-19.

“Pembatasan mobilitas adalah salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus covid-19. Mari sama-sama kita korbankan sedikit kebebasan kita, selalu menjaga jarak dan menggunakan masker agar penularan virus ini bisa segera dikendalikan,” ajaknya.

Lebih lanjut Ono mengatakan, di masa PPKM darurat saat ini PDI Perjuangan Jawa Barat juga telah melaksanakan bakti sosial dan menyalurkan bantuan berupa sembako dan vitamin kepada masyarakat terutama yang tengah menjalankan isolasi mandiri (isoman).

Ia berharap agar bantuan yang diberikan PDI Perjuangan Jawa Barat dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi.

“Mari kita gotong royong melakukan kegiatan kemanusiaan untuk ikut andil membantu pemerintah ditengah dahsyatnya covid hari ini. Bersama-sama kita bahu-membahu melewati masa pandemi ini,” tandasnya. (nie/*)