DEJABAR.ID, JAKARTA-PDIP memberikan sebuah pernyataan terkait ramainya isu Joko Widodo (Jokowi) memakai earpiece pada debat kedua capres, kemarin. PDIP menilai hal itu adalah fitnah yang dihembuskan Badan Pemenagan Nasional (BPN) Prabowo Subianto karena Jokowi berhasi membuat Prbowo kalah telah alias KO saat debat kedua Pilpres 2019.
“Fitnah Pak Jokowi memakai earpiece sengaja dimainkan oleh BPN 02 demi mengalihkan perhatian publik atas fakta kekalahan Prabowo dalam debat capres semalam,” kata politikus PDIP Charles Honoris dilansir dari Detik.com.
Charles menilai rumor Jokowi memakai earpiece untuk mendapat bocoran dari timnya hanya merupakan buntut keputusasaan kubu Prabowo. Sebab, dalam debat kemarin, Minggu (17/2/2019), Jokowi disebut jauh lebih unggul.
“Jika diibaratkan pertandingan tinju, Pak Jokowi sudah membuat ‘KO’ Pak Prabowo, tapi kemudian tim 02 melempar rumor tak bertanggung jawab bahwa Pak Jokowi menggunakan sarung tinju dari besi. Jelas ini mengada-ada, bahkan mengarah pada fitnah,” kata Charles.
Anggota DPR RI ini menilai Jokowi berhasil memenangi debat kedua. Charles menyebut argumen Jokowi detail berdasarkan fakta dan angka, sementara Prabowo dinilai lebih banyak retorika.
“Menurut analisis isi, dari 2.789 kata yang keluar dari mulut Prabowo, ia hanya menyebut angka 20 kali. Sebaliknya, Jokowi menyebut angka sebanyak 98 kali. Padahal Jokowi tidak membawa sontekan seperti Prabowo. Artinya, Pak Jokowi memang menjiwai betul apa yang menjadi kerja, kerja, kerja, dan capaian beliau dalam pembangunan di bidang energi, pangan, infrastruktur, SDA, dan lingkungan hidup,” ujarnya.(red/detik)
Leave a Reply