PDIP Buka Pendaftaran Balonbup Bandung 2020, Ini Syaratnya


dejabar.id, Kab Bandung– Meski proses pendaftaran bakal calon (Balon) Bupati Bandung periode 2020-2025 dibuka untuk umum, PDI Perjuangan Kabupaten Bandung tetap memberlakukan kriteria bagi para pendaftar.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Chrysencia Gita mengatakan kriteria yang ditentukan partainya itu tiada lain untuk memastikan calon kandidat yang bakal didorong merupakan orang terbaik memimpin Kabupaten Bandung lima tahun ke depan.

“Jadi tetap (meski terbuka untuk umum) PDI Perjuangan akan melihat background dari para pendaftar. Mulai dari latar belakang pendidikan maupun hal-hal lain yang patut dimiliki Cabup PDI Perjuangan,” jelas Gita di Kantor DPC PDI Perjuangan, Baleendah, Rabu (4/9/19).

Menurut Gita, ada beberapa syarat yang perlu disiapkan pendaftar. Selain merupakan WNI (Warga Negara Indonesia) juga harus melampirkan beberapa dokumen begitu akan mengisi formulir di kantor DPC PDI P Kab Bandung.

“Pendaftar yang berniat maju jadi Cabup PDI Perjuangan minimal itu berusia 25 tahun dan harus ikut membuktikan (dengan dokumen lembaga terkait), tidak pernah terlibat kasus pidana baik korupsi atau lainnya,” papar Gita.

Gita menambahkan pendaftar juga idealnya memiliki pengetahuan terkait kedaerahan. Tak hanya itu, pihaknya juga bakal melihat ideologi dan visi misi pendaftar sejalan tidaknya dengan garis perjuangan partai.

“Artinya, sekali lagi walau dibuka umum dan semua bisa saja ikut mendaftar namun PDI Perjuangan tetap memiliki kualifikasi. Termasuk pendaftar harus memiliki jiwa kepemimpinan yang jujur dan adil,” tandasnya.

Disinggung apakah PDI P menerapkan kuota khusus calon pendaftar, Gita memastikan bila partainya membuka seluas-luasnya baik masyarakat umum maupun kader yang memang ingin menjadi bakal calon bupati.

“Tidak ada kuota khusus, kami buka seluas-luasnya. Tinggal datang saja ke Kantor DPC PDI Perjuangan. Karena pendaftaran sendiri telah dibuka dari tanggal 1 September hingga 20 September mendatang,” ujarnya.***