DEJABAR.ID, CIREBON – Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon, menyelenggarakan lomba cipta menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), yang diikuti oleh 22 PKK Kelurahan se-Kota Cirebon, Rabu (24/4/2019). Dalam lomba tersebut, Pokja 3 Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan berhasil menjadi juara pertama.
Menurut Ketua Pokja 3 Kelurahan Sukapura, Dedeh, mengaku bangga timnya menjadi yang juara pertama. Bersama kelompoknya yang terisi dari 4 orang, dia membuat menu masakan yang ditampilkan dengan menu pembuka berupa Lunch Box untuk pengganti nasi dengan menggunakan talas, urab daun mangkoka, dan pedesan tutut.
“Masakan yang kami tampilkan itu bahanya yang mudah atau gampang dicari. Kebetulan daun mangkoka di depan rumah juga ada. Kita juga gak pakai pedesan entog karena susah, kalau tutut sih gampang,” jelasnya saat ditemui di sela bazar dan lomba di Kantor DPPKP Kota Cirebon, Jalan Kalijaga Kota Cirebon, Rabu (24/4/2019).
Dedeh mengakui, lomba Cipta Menu ini sangat bagus diadakan untuk membuat inovasi-inovasi masakan lokal yang mengandung nilai Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA). Sehingga, keluarga dan anak-anak pun tidak perlu repot-repot mencari makanan yang mengandung kadar karbohidrat, karena sudah ada penggantinya, seperti talas.
“Kita bisa memanfaatkan sumber karbohidrat lainnya, seperti talas,” jelasnya.
Sedangan menurut Kepala DPPKP Kota Cirebon, Maharani Dewi, lomba ini menjadi ajang untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang sajian menu makanan yang sehat dan bergizi. Dengan begitu, lomba cipta menu bisa menjadi pedoman bagi para ibu dalam membuat makanan yang sehat dan aman untuk anggota keluarganya.
“Agenda ini diadakan setiap setahun sekali. Juara dari peserta ini kita kirim untuk mengikuti lomba tingkat Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.
Adapun kriteria penilaiannya terdiri dari keseimbangan porsi, keanekaragaman bahan, kreativitas, cita rasa dan cara penyajian. Bahan makanan lokal non beras dan non terigu yang dikemas dengan menarik, menjadikan nilai dan daya tarik tersendiri dalam Lomba Cipta Menu ini.
“Diharapkan lomba ini juga dapat memberikan manfaat secara adil dan merata berdasarkan prinsip kedaulatan kemandirian serta ketahanan pangan,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply